Bekasi . 20/10/2022, 13:25 WIB
Hal itu tentunya dapat mempengaruhi kontur tanah, serta debit air di sungai Cipamingkis yang bisa menyebabkan longsor susulan karena adanya pengikisan tanah.
"Kami melalui ketua RW terus memberi himbauan agar waspada dan hati hati dengan curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan pengikisan tanah," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada warga untuk mengungsi ke area lainnya, karena ditakutkan adanya lonsor susulan yang terjadi di sepanjang bantaran sungai.
BACA JUGA:Pengemis Kaki Buntung, Pas Lagi Kencing Dipergoki Warga, Ternyata Kakinya Lengkap
BACA JUGA:Polisi Tangkap Pelaku Utama Pembuangan Mayat di Jalan Inspeksi Kalimalang Kota Bekasi
"Harus tetap waspada curah hujan tinggi, apabila ada tanda-tanda longsor kembali mungkin bisa diimbau untuk mengungsi ke rumah saudara terlebih dahulu," terangnya.
Terpisah Pj Bupati Dani Ramdan juga telah memberikan pesan singkat terkait mitigasi bencana, jika arus sungai semakin tinggi penghuni rumah harus dievakuasi ke tempat lain.
“Amankan barang berharga, koordinasikan dengan Kadesnya dimana tempat evakuasinya," ucap Dani Ramdan.
Pihaknya juga telah menginstruksikan untuk melakukan rapat Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan perbaikan.
BACA JUGA:Korban Penipuan dan Pelecehan Seksual Guru Suci dan Bersih di Kabupaten Bekasi Bertambah
"Jangka menengahnya undang rapat DSDABMBK dan BBWS untuk upaya penguatan tebing kalinya,” tegasnya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id