Dalam Rapat TPA tersebut, dihadiri pula oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas, serta perwakilan lembaga dari Badan Intelijen Negara (BIN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
BACA JUGA:Terungkap Alasan Jokowi Tunjuk Heru Budi Hartono Jadi Pj Gubernur Jakarta: Sudah Kenal Lama Sekali!
Sebelum menjabat sebagai Kasetpres sejak 2017, Heru Budi Hartono pernah menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) tahun 2015 semasa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Heru Budi Hartono saat itu dipercaya Ahok mengurusi normalisasi Waduk Pluit.
Pada 2014, Heru menjabat Wali Kota Jakarta Utara saat posisi Gubernur DKI Jakarta dijabat oleh Jokowi. Sedangkan di 2013, Heru menjabat Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (Kabiro KDH dan KLN) serta Kepala Bagian Prasarana dan Sarana Perkotaan Kota Jakarta Utara.
Satu dari Tiga
Terungkap, alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta.
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan selesai masa jabatannya pada 16 Oktober 2022 mendatang, atau kurang dari seminggu lagi.
BACA JUGA:Banteng DKI Janji Tak Diam Seribu Bahasa saat Kepemimpinan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono
Sebelumnya, DPRD Provinsi DKI Jakarta menyodorkan 3 nama kepada Jokowi, sebagai rekomendasi untuk dijadikan Pj Gubernur DKI Jakarta.
Tiga nama itu adalah Heru Budi Hartono yang saat itu menjabat sebagai Kasetpres, Bahtiar yang merupakan Dirjen PUM Kemendagri, dan Abdullah Matali yang merupakan Sekda Provinsi DKI Jakarta.
Namun demikian, pada akhirnya Presiden Jokowi menunjuk Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.
Dalam sebuah sesi wawancara di Istana, sebagaimana dikutip dari Antara, Jokowi membeberkan alasan mengapa ia memilih Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.
BACA JUGA:Heru Budi Hartono Jadi PJ Gubernur, Harapan Ketua PSI: Semoga Jakarta Bisa Kembali Rumah Keragaman