Nasional . 07/07/2022, 16:04 WIB

PKB Desak Kemenag Lakukan Hal Ini Terhadap Pesantren Shiddiqiyyah Ploso Imbas Kasus Asusila

Penulis : Admin
Editor : Admin

(BACA JUGA:Viral Abu Janda Unggah Video Parodi Pidato Anies Soal ACT, TGUPP Tulis Pernyataan Mengejutkan)

"Yang kami amankan sekitar 60 orang," kata Dirmanto, Kamis (7/7/2022).

"Di dalam juga masih kami periksa, kami pilah, mudah-mudahan cepat," sambungnya.

Pihaknya mengungkapkan polisi sengaja melakukan penyisiran di area pesantren seluas lima hektare tersebut guna mencari MSA, tersangka pencabulan santriwati.

"Kan pondok ini seluas lima hektare, kemudian bangunan banyak," kata Kombes Dirmanto.

(BACA JUGA:Simak! Berikut Jadwal Mobil Pajak Keliling Kota Depok Juli 2022: Catat Tanggal, Waktu, dan Lokasinya)

"Kami hunting, periksa satu per satu bangunan di dalam. Sampai sekarang masih proses pencarian yang bersangkutan," sambungnya.

Terdapat puluhan orang yang berada di dalam pondok pesantren namun ternyata mereka bukan santri sehingga dibawa petugas untuk dimintai keterangan.

"Kami jaga kondisi di dalam agar situasi aman sehingga orang dari luar pondok kami sisir," ucap Kombes Dirmanto.

"Kami periksa satu per satu. Kalau bukan orang pondok atau santri, kami bawa," sambungnya.

(BACA JUGA:Shin Tae-yong Sebut 2 Hal Ini Bikin Performa Timnas Indonesia U-19 Drop Lawan Thailand U-19)

Pihaknya juga masih mencari MSA (42), anak kiai pengasuh pondok pesantren terkenal di Jombang, yang menjadi tersangka asusila tersebut.

Seluruh bangunan diperiksa petugas yang dikerahkan untuk menciduk tersangka tindakan asusila.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id