Nasional . 15/06/2022, 14:04 WIB
"Mau hari ini, mau besok, mau lusa, kewenangan sepenuhnya ada pada Presiden," sambungnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (14/6/2022).
Menurut Pramono, selama delapan tahun memimpin, Presiden Jokowi sangat memahami kebutuhan kabinet.
Soal siapa saja yang diduga bakal terkena reshuffle, pria yang menjabat sebagai Seskab ini enggan menjawab.
Salah satu menteri yang santer bakal terkena reshuffle kabinet adalah Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi.
Isu perombakan kabinet ini sebenarnya telah dikode oleh Mensesneg Pratikno usai rapat dengan DPR, Kamis (3/6/2022) lalu.
Mensesneg Pratikno menyebut pemerintah berpotensi melakukan reshuffle kabinet kapanpun.
Tujuan reshuffle kabinet adalah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan pemerintah yang perlu ditangani secara cepat dan tepat.
“Sekarang tanggal berapa? Nanti kalau sudah ada jadwalnya, dibocorin dikit-dikit. Fokus ini banyak sekali," tegas Pratikno.
"Ada permasalahan yang harus ditangani secara cepat. Ekonomi global sangat dinamis. Kita harus sangat responsif. Begitu juga pandemi yang harus diantisipasi. Fokus pemerintah adalah bekerja," lanjutnya.
(BACA JUGA:KPK Dalami Koordinasi Wakil Bupati Bogor dengan Ade Yasin Saat Audit BPK pada Pemkab Bogor Berlangsung)
(BACA JUGA:Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo Subianto Jadi Wamen Koperasi dan UKM?)
Banyak yg tanya : ini reshuffle untuk apa dan untuk siapa ? Nyaris tidak akan ada dampaknya terhadap perbaikian kinerja,, nambah2 Wamen doang, Wamen yg ada aja ndak jelas kerjaannya ???? Kehidupan rakyat tidak akan lebih baik ! Memang bos ne yg harus direshuffle, setuju ?
— Dr. Rizal Ramli (@RamliRizal) June 15, 2022
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id