Tito Puji Disertasi Hasto, Salah Satu Terbaik yang Pernah Saya Dibaca

fin.co.id - 06/06/2022, 20:51 WIB

Tito Puji Disertasi Hasto, Salah Satu Terbaik yang Pernah Saya Dibaca

Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Tito Karnavian.

JAKARTA, FIN.CO.ID - Disertasi mahasiswa doktoral Universitas Pertahanan (Unhan) Hasto Kristiyanto tentang teori geopolitik Soekarno dipuji Tito Karnavian sebagai salah satu karya terbaik.

Tito hadir sebagai penguji Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)/Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dalam sidang disertasi Hasto tersebut.

(BACA JUGA:Daftar Tunggu Jemaah Haji di Banten Mencapai 54 Tahun)

Tito mengatakan hal itu saat menjadi penguji eksternal disertasi Hasto Kristiyanto yang dipaparkan dalam sidang terbuka di Kampus Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Senin.

Disertasi Hasto berjudul "Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Pertahanan Negara".

Tito mengaku sudah beberapa kali menjadi penguji disertasi.

"Kami melihat jujur, sudah beberapa kali kami menguji doktoral, dan 415 halaman ini saya baca dari awal sampai akhir, dan saya melihat mohon maaf, tidak bermaksud memuji, ini adalah salah satu disertasi terbaik yang pernah saya baca," kata Tito.

(BACA JUGA:Megawati: Hasto Tanya ke Saya 'Bu, Nanti Pertanyaannya Apa?' Lho, Kok Kamu Nanya? Itu Namanya Kolusi)

Dari sisi aliran konten disertasi, Tito mengaku karya tulis Hasto itu sudah sangat benar. 

Berhasil merumuskan masalah dan berhasil pula menemukan solusi atau saran atas masalah yang ada.

Dari sisi novelty, Tito menilai Hasto berhasil merumuskan Geopolitik Soekarno sebagai "Progresif Geopolitic Coexistence" dengan lima ciri pokok serta tujuh variabel pemikiran. 

Hasto, lanjut dia, berani maju dengan mengangkat geopolitik Soekarno sebagai sebuah teori, yang dapat menjadi dasar atau pondasi konsep pertahanan negara Indonesia.

(BACA JUGA:Kecelakaan Tol Cipularang, Tiga Penumpang Travel Tewas)

"Saya lihat dalam kesimpulan ini, Pak promovendus (Hasto, red) sudah berani untuk menemukan teori baru. Karena berani mengimplementasikan pemikiran Bung Karno untuk konsep pertahanan negara yang berlaku saat ini," katanya.

Dan dalam dunia akademik, tambah purnawirawan jenderal bintang empat ini, nilainya kalau menemukan teori baru, itu kalo di British System namanya "graduated with first class owner", dalam bahasa Indonesia disebut dengan Summa Cum Laude. 

Admin
Admin
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID