Terlalu! PKS Comot Kutipan Gus Baha Tanpa Izin, Mardani Ali Sera: Mohon Maaf, Salah Pencantuman Logo Partai

Terlalu! PKS Comot Kutipan Gus Baha Tanpa Izin, Mardani Ali Sera: Mohon Maaf, Salah Pencantuman Logo Partai

Postingan foto kutipan Gus Baha di akun Twitter Mardani Ali Sera menggunakan logo PKS dan [email protected] -Twitter

JAKARTA, FIN.CO.ID - Postingan foto kutipan K.H. Ahmad Bahauddin atau Gus Baha di akun Twitter Mardani Ali Sera mendadak heboh. 

Penyebabnya, foto kutipan Gus Baha itu terdapat logo PKS. Terkait hal itu, Mardani Ali Sera langsung meralat dan meminta maaf.

(BACA JUGA:Mengaku Tidak Pernah Salat Tarawih Sampai 30 Hari, Gus Baha: Jangan Ditiru)

"Pertama, salah pencantuman logo partai. Mohon maaf. Segera dikoreksi tanpa pencantuman logo partai dan DPR," ujar Mardani Ali Sera kepada awak media, Kamis (12/5/2022).

Mardani Ali Sera yang juga Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS itu mengaku memang mencuit petuah dari Gus Baha. Tujuannya untuk mengingatkan semua pihak. 

Kutipan Gus Baha yang dipakai Mardani berbunyi, 'Kalau santri nggak mau bahas & terjun politik, memangnya Islam mau disalurkan lewat apa? Seribu fatwa haram melacur itu masih kalah dengan satu tanda tangan penutupan lokasinya'.

Yang jadi sorotan, di dalam foto kutipan Gus Baha itu, ada logo DPR RI dan logo PKS.

(BACA JUGA:Nikah Beda Agama, Abu Janda Bilang Dalam Agama Bisa, Gus Baha: Sampai Mati pun Tak Ada Dalilnya)

"Ralat. Mohon maaf. Kemarin posting masih menggunakan template DPR. Berikut koreksi yg bersumber dari kutipan2 pribahasa atau kata2 bijak dr banyak tokoh. Bagi kami sosok spt Gus Baha itu representasi rumah besar umat Islam dan bangsa," cuit Mardani Ali Sera seperti dikutip FIN dari akun Twitter @MardaniAliSera pada Kamis (12/5/2022).

Mardani Ali Sera mengaku kagum terhadap sosok Gus Baha. Dia menyebut memang kerap mengunggah ucapan dari tokoh terkemuka di akun media sosialnya.

(BACA JUGA:Istighosah Bersuara Keras? Gus Baha: Kamu Tidak Berdoa Sama Dzat yang Budek, Jadi Gak Usah Banter-banter)

"Kedua, itu template dari kutipan-kutipan peribahasa atau kata-kata bijak dari banyak tokoh," urainya.

Mardani menjelaskan dirinya meminta satu stafnya untuk mencari kutipan kalimat bijak dan bermanfaat dari semua tokoh. Seperti ucapan Michael Jordan, Obama, atau tokoh dalam negeri.

(BACA JUGA:Sunan Kalijaga Berdakwah dengan Wayang, Gus Baha: Dia Mantan Preman Jadi Wali, Tidak Tahu Hukum Islam)

Sumber: