Refly Harun Soal Jokowi Takut Kalah Pamor Dengan Anies, Ali Ngabalin: Rupanya Kawan Ini Sakit Hati Banget

Refly Harun Soal Jokowi Takut Kalah Pamor Dengan Anies, Ali Ngabalin: Rupanya Kawan Ini Sakit Hati Banget

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.-Instagram/@ngabalin-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menganggap bahwa rupanya kawan ini sakit hati banget terhadap Refly Harun soal Presiden Jokowi takut kalah pamor dengan Anies Baswedan.

Ali Ngabalin menyampaikan pendapatnya ini melalui unggahan di akun media sosial Twitter pribadinya yang bernama @AliNgabalinNew.

Ali Ngabalin terpantau kerap aktif dalam menggunakan platform tersebut untuk menyuarakan opini pribadinya.

Terkini Ali Ngabalin buka suara terhadap pernyataan pengamat politik Refly Harun yang bilang Jokowi takut kalah pamor dengan Anies.

(BACA JUGA:Ini Percakapan Singkat Ketua MUI Dengan Anies Baswedan Jelang Salat Id di JIS)

"Rupanya kawan ini sakit hati banget," buka Ali Ngabalin, Rabu (4/5/2022).

"Ketahuilah wahai sang Profesor tidak ada yang bisa menghancurkan besi kecuali karatnya, tidak ada yang dapat menghancurkan seseorang kecuali pola pikirnya," sambungnya.

Ali Ngabalin merasa heran dengan apa yang disampaikan oleh Refly Haru yang dianggapnya kurang tepat.

"Bagaimana mungkin ada pakar hukum seperti kamu bersumbu pendek atau small and low mindset," pungkas Ali Ngabalin.

(BACA JUGA:Ini Kata Ketua MUI Usai Kemendikbud Ristek Siap Copot Rektor ITK dari Reviewer LPDP)

Sontak saja unggahan tersebut mendapat respons dari netizen sebanyak 902 komentar, 810 retweets, dan 2.540 likes hingga berita ini diterbitkan.

Sekadar informasi pengamat politik, Refly Harun menyoroti langkah Presiden Jokowi yang putuskan melakukan salat Idulfitri di Gedung Agung Yogyakarta, ketimbang di Masjid Istiqlal, Jakarta. 

Sementara di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar salat Idulfitri di Jakarta International Stadium (JIS) yang diikuti oleh ribuan warga Jabodetabek. 

Refly Harun tidak tahu pasti alasan Jokowi memilih Yogyakarta untuk salat Idul Fitri. Sebab biasanya, presiden selalu menggelar salat lebaran berjamaah di Istiqlal Jakarta.

Sumber: