Ketua KPK Bilang Puasa Jadi Pengingat Setiap Perbuatan Pejabat Negara Diawasi Tuhan

Ketua KPK Bilang Puasa Jadi Pengingat Setiap Perbuatan Pejabat Negara Diawasi Tuhan

Ketua KPK Firli Bahuri.-Dok FIN-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut ibadah puasa merupakan momentum umat Muslim menahan haus dan lapar dalam pengawasan Allah SWT. 

Ia mengatakan, puasa dapat menjadi pengingat bahwa segala perbuatan individu, baik seorang pejabat negara sekali pun, tak luput dari pengawasan Tuhan.

"Mentalitas menahan haus dan lapar sambil diawasi oleh Sang Pencipta adalah kombinasi yang sempurna untuk menyadari apapun yang kita lakukan terutama sebagai pejabat negara mustahil menghindar dari pengawasan Tuhan," kata Firli dalam keterangannya, Sabtu, 2 April 2022.

(BACA JUGA:Buah Kurma Disebut 22 Kali Dalam Al-Qur-an, Berikut Ini Keistimewaannya untuk Kesehatan)

Menurut dia, kesadaran utama yang dibangun oleh Ramadan yakni menyangkut pemahaman adanya pengawasan Tuhan.

Ia menyatakan, Allah menganggap ibadah puasa dilaksanakan semata untuk-Nya. Lebih lanjut dikatakan dia, Allah lah sendiri yang mengawasi ibadah seluruh umatnya.

"Maka sikap mental terpenting yang harus lahir dari ibadah puasa adalah perasaan bahwa kita sedang diawasi," ucapnya.

(BACA JUGA:Ustaz Abdul Somad Beri Saran Lakukan 3 Amalan Ini Setiap Hari Jumat, Dijamin Terhindar dari Mati Jelek!)

Kesadaran akan pengawasan Tuhan ini, sambung Firli, juga merupakan manifestasi dari sila pertama Pancasila. 

"Kita sadar bahwa Tuhan dengan segala hukumnya hadir dalam tiap detik kehidupan kita, itulah manusia Pancasilais," kata dia.

Meski begitu, kata Firli, pengawasan Tuhan bukan bertujuan untuk mempersulit umat. Akan tetapi, pengawasan tersebut dimaknai sebagai proses pendewasaan dan pematangan perilaku tiap individu. 

(BACA JUGA:Adakah Puasa Khusus untuk Hari Isra Miraj?)

"Karena tidak mungkin kita membangun tradisi kenegaraan yang baik tanpa adanya kultur yang dewasa. Dewasa dengan jabatan kita, dewasa dengan uang negara, dewasa dengan penggunaan fasilitas publik dan dewasa dalam segala hal untuk menampakkan rasa tanggungjawab di hadapan masyarakat banyak," tukas Firli.

"Akhirnya kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1443 H/2020 M. Semoga arena latihan satu bulan ini akan menempa dan membentuk kesadaran yang sama dalam kita menunaikan amanah masing masing, bahwa meski kita bisa luput dari hukum dan manusia namun kita tak pernah lepas dari pengawasan Tuhan," tutup Firli.

Sumber: