The Rose Akhiri Kontrak dengan J & STAR Company, Ini Alasannya

The Rose Akhiri Kontrak dengan J & STAR Company, Ini Alasannya

KOREA - Band asal Korea Selatan The Rose, baru-baru ini telah merilis pernyataan terkait konflik dengan agensi mereka, J & STAR Company. Dilansir Soompi, The Rose meminta penghentian kontrak mereka dengan agensi, hal ini dikarenakan jadwal yang tidak masuk akal dan ada banyak masalah mengenai pembayaran yang dilakukan agensinya, J & STAR Company. Pada 3 Maret, semua anggota The Rose memposting foto pernyataan berjudul "Sikap The Rose tentang penghentian kontrak eksklusif dengan agensi" di setiap akun Instagram mereka. Pernyataan itu, ditulis oleh firma hukum mereka. "Firma hukum LIWU, sebagai perwakilan hukum dari anggota The Rose telah mengirim pemberitahuan tertulis pada 6 Februari 2020 untuk meminta bukti dokumenter tentang perhitungan pembayaran dalam waktu 10 hari, tetapi J & STAR Company tidak memberikan tanggapan," tulis perwakilan hukum The Rose. "Karena tidak ada jawaban dalam dua minggu dari periode koreksi seperti yang dinyatakan dalam kontrak eksklusif, kami mengirim pemberitahuan penghentian pada 21 Februari 2020, dan J & STAR Company tidak memberikan tanggapan meskipun menerima (pemberitahuan) pada 24 Februari, 2020," tambah perwakilan hukum The Rose. The Rose tidak menyadari sedikit pun tentang kondisi yang ditetapkan J & STAR Company ketika menandatangani kontrak untuk konser The Rose yang diadakan di dalam negeri dan luar negeri. The Rose secara sepihak diberitahu tentang jadwal mereka pada semester pertama tahun 2020 tanpa mempertimbangkan kesiapan fisik dan mental para anggota. Firma hukum LIWU meminta dokumen terkait dan koreksi, tetapi J & STAR Company membuat klaim seolah-olah semuanya telah disepakati sebelumnya dan tidak menunjukkan niat untuk berubah, menambahkan alasan lain untuk pemutusan kontrak. Apa yang diminta The Rose dari agensi merupakan hak minimal selebritas sebagaimana ditentukan oleh kontrak eksklusif standar, dan karena (perusahaan) tidak menerima permintaan itu, tidak ada pilihan lain selain mengakhiri kontrak. Firma hukum LIWU berdoa agar kasus ini cepat diselesaikan sehingga The Rose dapat bertemu penggemar mereka sesegera mungkin, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk melindungi hak-hak The Rose.(nie/fin)

Sumber: