Legenda itu Akhirnya Tersingkir

Legenda itu Akhirnya Tersingkir

MILAN – Berita headline surat kabar olahraga di Lombardia mengagetkan para fans Milan. Ini bukan soal kehebohan penundaan liga Serie A akibat Virus Corona, melainkan pemecatan sang legenda mereka, Zvonimir Boban dari kursi Direktur Sepakbola klub berjuluk Il Diavolo Rosso itu. Kabar pemecatan itu disampaikan langsung oleh sang CEO Ivan Gazidis, Minggu (8/3) pagi waktu setempat. Dilansir dari laman resmi AC Milan, Gazidis mengucapkan banyak terima kasih kepada mantan bintang Kroasia itu atas kerja kerasnya selama sembilan bulan di San Siro. Tanpa ada penyesalan, Gazidis ikut mendoakan kesuksesan Zvone-julukan Boban- di masa depan. "Zvone sudah banyak membantu kami selama sembilan bulan terakhir. Tidak hanya sekarang, sebagai pemain ia selalu ada di hati kami. Kami mendoakannya yang terbaik dalam usahanya di masa depan. Tentunya, saat ini kami harus fokus ke sepakbola dan pertandingan penting yang akan datang,” ujar Gazidis Sejak pekan lalu, ihwal pemecatan Boban sudah tersiar luas. Ini menandakan adanya perpecahan di jajaran direksi Milan. Dilansir dari Football Italia, Boban dan Direktur Teknik Paolo Maldini merupakan sosok yang menentang kemauan Gazidis untuk mendatangkan eks juru taktik RB Leipzig, Ralf Rangnick. Kedua legenda Milan itu kurang sreg dengan tingkah polah Gazidis yang mendekati Rangnick di saat penampilan Milan mulai menanjak bersama Stefano Pioli. Di sisi lain, pemecatan Pioli jelas membuat remuk reputasi klub yang sudah tujuh kali ganti pelatih selama lima tahun (2014-2019).

BACA JUGA: EPL: Sembilan Poin Lagi, Klopp!

Di saat Gazidis mendekati Rangnick, Boban terus menunjukkan kekesalannya saat wawancara di sejumlah media. Bagi Zvone, Milan telah menemukan pola permainan yang tepat di bawah asuhan Pioli tanpa harus mengganti pelatih. Sayang, kicauannya di media membuat Boban dipecat dari Milan untuk kedua kalinya. Ya, untuk kedua kalinya Zvone telah dikecewakan elit Milan. Kekecewaan pertama saat Milan mendatangkan Rui Costa ke San Siro, musim 2001-2002. Boban yang saat itu telah membantu Milan membawa satu Piala Liga Champions, empat gelar Serie A dan tiga Piala Supercoppa harus hengkang ke Celta Vigo, usai posisinya digantikan oleh Rui Costa. Di Celta, ia pun hanya bermain empat kali dan langsung memutuskan untuk pensiun dini di usianya yang terbilang masih produktif, 32 tahun. Meski sudah memecat Boban tetapi posisi Pioli dan stafnya tetap aman. Gazidis menyatakan Pioli dan stafnya tetap mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan pekerjaan di Milan. Sayangnya, Gazidis tak mau menyebutkan kapan Pioli akan tetap dipercaya jajaran direksi."Pioli masih mendapat dukungan penuh kami saat mereka melanjutkan pekerjaan ini, dalam masa yang sulit bagi negara,” pungkasnya. (fin/tgr)

Sumber: