Stok Darah Bisa Habis, Pemkab Perbolehkan Donor Keliling

Stok Darah Bisa Habis, Pemkab Perbolehkan Donor Keliling

PURWOKERTO - Kebijakan social distancing yang dikeluarkan pemerintah berdampak pada batalnya 34 Kelompok Donor Darah Sukarela (KDDS). Sebelumnya kegiatan donor keliling di UDD PMI telah terjadwal untuk 15 hari kedepan sebanyak 62 KDDS. Ketua PMI Kabupaten Banyumas Dibyo Yuwono, S.Pd mengatakan, batalnya 34 KDDS akan menjadi ancaman bagi pasien yang membutuhkan darah di rumah sakit. "Saat ini stok darah di UDD PMI ada 954 yaitu cukup untuk 5 hari. Dengan adanya pembatalan kegiatan donor keliling di masyarakat, stok darah diprediksi akan habis pada tanggal 24 Maret 2020 yaitu golongan B, O, dan AB," katanya.

BACA JUGA: Warga Sakit Setelah Minum Air Kencing Sapi, Aktivis Hindu India Ditangkap

Terkait hal tersebut PMI telah bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan juga Bupati Banyumas agar donor darah di masyarakat tetap berjalan. Dalam koordinasinya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto, S.KM. M,Kes menyampaikan, bahwa ditengah waspada atas wabah Covid – 19, PMI harus tetap mengadakan kegiatan donor darah agar kebutuhan darah masyarakat juga tetap terlayani. "Mengingat darah tidak bisa diproduksi apalagi saat ini penyakit demam berdarah juga sedang terjadi di masyarakat," ucapnya. Menindaklanjuti hal tersebut pada akhirnya ditetapkan oleh Bupati Banyumas, Ir . Achmad Husein bahwa kegiatan donor darah tetap berjalan di masyarakat. Hal ini berdasarkan pada surat Bupati Banyumas nomor 440 / 1367 / 2020 terkait penyelenggaraan kegiatan donor darah. Bupati Banyumas menyampaikan, bahwa kegiatan donor darah tetap bisa dilaksanakan dengan beberapa catatan, bahwa PMI diharapkan untuk memberikan edukasi ke mayarakat mengenai Covid – 19, menyediakan hand sanitizer dan masker untuk petugas dan pendonor, serta mengatur waktu penyelenggaraan kegiatan. Dia menambahkan, diharapkan masyarakat yang membutuhkan darah tetap terlayani. Bupati Banyumas memberikan himbauan agar masyarakat tidak usah takut dalam mengahadapi wabah Covid – 19, namun tetap waspada. "Bagi masyarakat yang sudah waktunya donor darah agar dihimbau untuk tetap mendonorkan darah. Fokus pada Covid – 19 bukan berarti menomorduakan penyakit pasien lainnya karena pasien yang membutuhkan darah tidak bisa menunggu sampai 14 hari kedepan," pungkasnya. (aam)

Sumber: