Warga Resah, Harimau Masuk Perkebunan

Warga Resah, Harimau Masuk Perkebunan

KERINCI - Warga Desa Pendung Semurup, terutama bagi warga Pendung Mudik Semurup masih takut beraktifitas di ladang mereka. Pasalnya, mereka masih takut dengan harimau yang berkeliaran. Informasinya, dua hari lalu warga menemukan jejak baru harimau di ladang mereka. Salah seorang warga setempat, mengatakan warga Pendung Semurup melihat ada seekor harimau yang berkeliaran di sekitar ladang, tepatnya di wilayah menuju objek wisata Air Terjun Pendung Semurup. Ini terjadi sekitar sepekan lalu. "Harimau hampir mendekati pemukiman di sekitar perladangan milik warga di jalan menuju air terjun Pendung," kata sumber yang tak mau disebut namanya itu, Jumat (20/3). Lanjutnya, petugas dari TNKS sudah turun ke lapangan, untuk mengecek. "Hingga saat ini warga masih takut pergi ke kebun. Takut diterkam harimau," kata dia. Sementara itu, Lisman, salah seorang warga Pendung Semurup mengatakan, pihak TNKS memang sempat turun dan mengusir. “Namun dua hari lalu kabarnya ada lagi warga yang melihat (harimau)," terangnya. Kepala KPHP kerinci, wilayah 1, Neneng Susanti, mengatakan kasus tersebut sedang ditangani TNKS. "Teman-teman dari TNKS yang menanganinya dan melakukan pengusiran dengan menggunakan meriam besi, bersama dari polsek dan koramil," katanya. Katanya, Gubernur Jambi telah membentuk satgas penanganan konflik manusia dengan satwa liar Provinsi Jambi. Tim ini lah yang menangani konflik harimau di Pendung Semurup. Kepala Seksi wilayah satu BBTKS, Nurhamidi mengatakna, dua hari lalu tim kenbali turun melihat ke lapangan namun tidak menemukan jejak baru. Namun menurut warga, mereka masih menemukan di sekitar perladangan dua hari lalu. "Kami mengimbau yang pergi ke kebun jangan sendirian dan jangan pulang dari kebun terlalu sore," imbaunya. (sap)

Sumber: