TNI Siagakan SDM Vaksinasi

TNI Siagakan SDM Vaksinasi

JAKARTA - TNI akan turut berperan aktif dalam menyiapkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kegiatan Training of Trainer pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Penegasan tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat membuka acara Training of Trainer (ToT) pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di lingkungan TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (17/12).

BACA JUGA: Disalahgunakan untuk Terorisme, Kemenag Bakal Perketat Pengawasan Kotak Amal

"Saya berharap melalui ToT ini tercapai pengetahuan dan keterampilan peserta yang ditunjuk untuk menjadi pelaksana vaksinasi COVID-19 di lingkungan TNI," tegas Hadi. Dia memastikan fasilitas kesehatan di jajaran TNI akan siap untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19. Hal ini untuk mendukung program pemerintah dalam mengendalikan pandemi.

BACA JUGA: KH Mudzakir: Di Amerika 1 Nyawa Dibunuh Gempar, di Sini 6 Nyawa Hilang Diumumkan dengan Wajah Bengis

"Vaksinasi merupakan salah satu upaya dalam mencegah penyakit berbahaya. Vaksin membentuk kekebalan tubuh dengan cepat dan efektif. Sejarah mencatat besarnya peranan vaksinasi dalam menyelamatkan masyarakat dunia dari penderitaan, kecacatan bahkan kematian akibat penyakit-penyakit berbahaya," tutur mantan KSAU ini. Sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan, pada tahap awal, vaksinasi COVID-19 diberikan kepada tenaga kesehatan yang bekerja langsung menangani pasien COVID-19 di -fasilitas pelayanan kesehatan.

BACA JUGA: Bareskrim Periksa Pihak Jasa Marga dan Vendor CCTV Tol Terkait Penembakan 6 Laskar FPI

Tahap berikutnya vaksin akan diberikan kepada petugas pendisiplinan protokol kesehatan. Termasuk TNI-Polri dan petugas pelayanan lainnya. " Semua pihak harus bersinergi. Tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak)," imbuh Hadi. Karena itu, lanjutnya, dibutuhkan dukungan seluruh pihak. Terutama meliputi penyediaan SDM untuk melaksanakan pelayanan vaksinasi COVID-19. "Selain itu juga diperlukan penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Mulai dari penyimpanan, pengamanan, pendistribusian ke setiap fasilitas kesehatan, serta kesiapan fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi sesuai ketentuan yang berlaku," paparnya.(rh/fin)

Sumber: