Terowongan Tol Cisumdawu Retak Akibat Gempa Sumedang, Pemprov Jabar Terjunkan Tim Identifikasi

fin.co.id - 01/01/2024, 16:04 WIB

Terowongan Tol Cisumdawu Retak Akibat Gempa Sumedang, Pemprov Jabar Terjunkan Tim Identifikasi

Beberapa titik retakan terowongan Tol Cisumdawu akibat Gempa Sumedang

FIN.CO.ID - Pascagempa Sumedang, terowongan tol Cisumdawu mengalami keretakan di sejumlah titik. Sebagai langkah antisipasi Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat menerjukan tm untuk melakukan investigasi.

Kepala Dinas BMPR Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk mengidentifikasi konstruksi terowongan Tol Cisumdawu pascagempa Sumedang.

“Bahwa pascagempa di Kabupaten Sumedang tadi malam, itu tidak menunjukkan adanya perubahan struktur yang berarti,” katanya, Senin, 1 Januari 2024.

Menurut dia, saat ini pihak dari PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) sebagai pengelola jalan Tol Cisumdawu sedang menginvestigasi struktur terowongan terhadap dampak yang terjadi pascagempa tersebut.

Bambang menambahkan, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) maupun Kementerian PUPR untuk menindaklanjuti kemungkinan yang terjadi pada struktur terowongan.

“Sudah menurunkan tim dan sekarang juga masih ada di lapangan untuk mengindentifikasi secara cepat kemungkinan-kemungkinan adanya kerusakan,” katanya.

BACA JUGA:

Lebih lanjut, dia memastikan untuk kendaraan masih aman untuk melintas, baik di jalan tol maupun saat memasuki terowongan di Tol Cisumdawu.

“Saya ingin memastikan apakah pascagempa jalan Tol Cisumdawu tetap dibuka? Ternyata memang masih tetap dibuka,” katanya.

Sebelumnya, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan bahwa pascagempa di Kabupaten Sumedang, telah menyebabkan terjadinya keretakan di terowongan ganda Tol Cisumdawu.

"Gempa bumi yang M 4.8, ketiga menyebabkan adanya sedikit keretakan di dinding Terowongan Kembar Tol Cisumdawu. Pihak pengelola melakukan asesmen dan tindakan lainnya yang dianggap perlu. Namun atas keretakan itu, dipastikan sementara tidak mengganggu lalu lintas dan kondisi masih aman terkendali," katanya.

 

Gatot Wahyu
Penulis