Menderita Leukemia, Mantan Pemimpin China Jiang Zemin Wafat di Usia 96 Tahun

Menderita Leukemia, Mantan Pemimpin China Jiang Zemin Wafat di Usia 96 Tahun

Mantan Pemimpin China Jiang Zemin. (ist)--

CHINA, FIN.CO.ID - Menderita penyakit leukemia dan kegagalan multiorgan membuat mantan Pemimpin China Jiang Zemin wafat di usianya yang 96 tahun, Rabu, 30 November 2022.

Jiang Zemin merupakan pemimpin Komunis China yang membuka jalan bagi kemunculan Negeri Tirai Bambu sebagai negara adidaya global itu.

Xinhua menyebut, Jiang meninggalkan seorang istri, dua putra dan dua cucu.

BACA JUGA:Piala Dunia 2022 Qatar, Wakil Ketua DPRD DKI Jagokan Brasil, Ini Alasannya

Setelah dijauhi oleh Barat setelah tragedi Tiananmen pada 1989,  Jiang berhasil mengantar China mengintegrasikan diri ke dalam komunitas internasional.

Negara berpenduduk terbanyak di dunia itu, berhasil mendapatkan kembali kedaulatan atas Hong Kong, dan memenangkan tawaran untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2008 di Beijing. 

Terpenting, bisa bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

"Itu mungkin merupakan katalis kunci untuk lonjakan pertumbuhan besar, dari pertumbuhan dua digit selama satu dekade atau lebih," kata Robert Lawrence Kuhn, penulis biografi tahun 2005: “The Man Who Changed China: The Life and Warisan Jiang Zemin.”

BACA JUGA:Senator Jakarta Serukan Setop Kekerasan terhadap Perempuan

Namun, banyak juga pengamat yang melihat pemerintahan Jiang menabur begitu banyak benih korupsi.

Sehingga memicu ketidakpuasan besar-besaran hingga hari ini.

CNN International menyebut, Jiang menggembar-gemborkan manfaat dari "setiap orang menghasilkan uang secara diam-diam", di tengah penekanan yang terus berlanjut pada aturan satu partai, alih-alih reformasi politik.

Jiang yang awalnya dianggap sebagai tokoh transisi, relatif kurang dikenal, ketika ia dipilih menjadi Pemimpin Partai Komunis China pada tahun 1989 oleh pemimpin tertinggi saat itu, Deng Xiaoping. 

BACA JUGA:Pemilu 2024, Bakal Calon Jangan 'Black Campaign'

Sumber: