Peran Bea Cukai di Balik World Superbike 2022 Mandalika

Peran Bea Cukai di Balik World Superbike 2022 Mandalika

--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Hadirnya Sirkuit Internasional Mandalika tidak dapat dimungkiri terus menarik perhatian para pembalap dunia untuk datang dan memacu kendaraannya di Indonesia.

Pada akhir pekan ini, tepatnya tanggal 11 hingga 13 November 2022, para pencinta otomotif tanah air dan mancanegara akan kembali dimanjakan dengan diselenggarakannya seri ke-11 World Superbike (WSBK) 2022 di sirkuit yang berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

BACA JUGA:Bea Cukai Lakukan Koordinasi Sinergi Pengawasan Peredaran Narkotika Bersama BNNP Papua dan Riau

BACA JUGA:Bea Cukai Paparkan Ketentuan Ini ke Mahasiswa di Dua Wilayah

Perlu diketahui, Sirkuit Internasional Mandalika terletak dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. KEK Mandalika merupakan salah satu proyek pemerintah untuk menggenjot potensi pariwisata Indonesia yang telah ditetapkan sejak tahun 2014 melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52 Tahun 2014.

Mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan dan melaksanakan berbagai event di KEK, sekaligus menjalankan fungsinya sebagai industrial assistance dan trade facilitator, Bea Cukai turut mengambil peran penting dalam memberikan berbagai kemudahan dan fasilitas kepabeanan.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana menjelaskan bahwa WSBK 2022 Mandalika mendapatkan berbagai insentif fiskal karena termasuk event internasional yang diselenggarakan di KEK.

"Bea Cukai memberikan pembebasan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor (PDRI) untuk barang modal keperluan pembangunan infrastruktur dan event, pembebasan bea masuk dan tidak dipungut PDRI untuk barang habis pakai keperluan event, seperti oli dan bahan bakar berdasarkan masterlist yang diterbitkan Administrator KEK, dan skema Admission Temporaire/Temporary Admission (ATA) Carnet untuk barang impor yang nantinya akan dikeluarkan kembali, seperti motor, mesin, dan ban," rincinya.

BACA JUGA:Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Barang Milik Negara, Bea Cukai Lakukan Pemusnahan

Selain itu, Bea Cukai juga memberikan kemudahan prosedural kepabeanan, seperti pemeriksaan fisik di luar kawasan pabean dan penerapan sistem aplikasi Pemberitahuan Pabean Kawasan Ekonomi Khusus (PPKEK), yang terintegrasi dengan sistem Indonesia National Single Window (INSW) untuk mendukung kelancaran kelancaran dan kecepatan arus barang.

Hatta menambahkan dalam upaya menyambut dan mempersiapkan perhelatan ini, Bea Cukai juga turut hadir dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan WSBK 2022 dengan berbagai pihak terkait pada tanggal 5 Oktober 2022 lalu.

"Dalam rapat tersebut dibahas seluruh aspek penting yang dipelajari dari pelaksanaan event-event sebelumnya, seperti proses kepabeanan terhadap barang keperluan balapan, penanganan penonton, akses lalu lintas, keamanan, hingga pertunjukan budaya dan pameran UMKM. Bea Cukai, sebagai instansi yang berwenang dalam melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang impor untuk keperluan WSBK 2022, juga telah melaksanakan simulasi pemeriksaan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak diharapkan saat pelaksanaan nanti," jelasnya.

Terselenggaranya WSBK 2022 ini, menurut Hatta merupakan hasil kerja keras pemerintah dan kontribusi segenap masyarakat.

BACA JUGA:Kawal Penerimaan Negara, Bea Cukai Sita Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Sumber: