Laris Manis Tanjung Kimpul, Stok STB di Toko Elektronik Kota Bekasi Diserbu Warga Jelang Peralihan TV Digital

Laris Manis Tanjung Kimpul, Stok STB di Toko Elektronik Kota Bekasi Diserbu Warga Jelang Peralihan TV Digital

Salah satu toko elektronik yang menjual STB di Kayuringin Jaya Kota Bekasi-Tuahta Simanjuntak untuk FIN.CO.ID-

BEKASI, FIN.CO.ID -- Pemerintah Pusat akan melakukan perubahan dari TV Analog ke TV Digital, dengan mematikan seluruh siaran pada malam hari nanti.

Namun perubahan ke TV Digital tersebut, masyarakat harus tetap memiliki Set Top Box (STB) guna mengakses siaran setelah peralihan.

BACA JUGA:Siaran TV Analog Akan Dinonaktifkan dan Beralih ke Digital, Pemkot Bekasi Distribusikan Ribuan STB ke Warga

BACA JUGA:Masih Nekat Bikin Konser Besar di Kota Bekasi? Kapolres: Saya akan Bubarkan

Hal tersebut menjadi kendala bagi masyarakat yang belum mempunyai STB, meski Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah membagikan untuk masyarakat menengah kebawah.

Salah satu warga Kampung Poncol, Gg Hj Gurem RT 03 / RW 16, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, bernama Ani (45) masih belum mempunyai STB meski malam nanti sudah harus peralihan ke TV digital.

"Saya belum punya bang, belum ada duitnya untuk beli bang," ungkap Ani saat ditemui di Bekasi, Rabu 2 November 2022.

Menurutnya, warga RT 03 tempatnya tinggal belum mengetahui adanya informasi terkait pembagian STB oleh pemerintah kota secara gratis.

BACA JUGA:Buntut Konser Berdendang Bergoyang, Kota Bekasi Larang Konser Berskala Besar

BACA JUGA:Mau Curi Sepeda Motor Eh Kepergok: Maling maling maling, Dua Remaja di Bekasi Jadi Bulan-bulanan

"Belum semua orang RT 03 sini, dari pak RT juga kaga ngomong apa-apa, kelurahan juga kaga ngomong apa apa," jelasnya.

Perempuan yang sehari hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) itu, hanya pasrah ketika tidak bisa menonton TV digital karena belum memiliki alat STB.

Di sisi yang berbeda, salah satu pedagang elektronik di Kayuringin Jaya Kota Bekasi, Farhan (17) merasa mengalami kenaikan pembelian STB dari masyarakat.

"Ada saya dagang, tapi ini baru dua Minggu sudah habis di toko," ucap Farhan.

Sumber: