Buntut Konser Berdendang Bergoyang, Kota Bekasi Larang Konser Berskala Besar

Buntut Konser Berdendang Bergoyang, Kota Bekasi Larang Konser Berskala Besar

Konser musik berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Jakarta dihentikan polisi. --

BEKASI, FIN.CO.ID - Euforia konser musik Berdendang Bergoyang di Istora Senayan Jakarta hingga dihentikan oleh polisi berimbas ke Kota Bekasi.

Menurut informasi yang fin.co.id dapatkan, belakangan telah keluar jadwal konser besar yang rencananya akan dilaksanakan di wilayah Kota Bekasi.

BACA JUGA:Mau Curi Sepeda Motor Eh Kepergok: Maling maling maling, Dua Remaja di Bekasi Jadi Bulan-bulanan

Merespon hal tersebut Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki mengungkapkan, pihaknya tidak akan memberikan izin konser berskala besar di wilayah hukumnya.

"Menyikapi kondisi yang ada, mulai berikutnya kami tidak mengizinkan konser-konser berskala besar di ruang terbuka," ungkap Hengki saat ditemui, Selasa 1 November 2022.

Menurutnya larangan konser di lapangan terbuka, guna menghindari kerawanan ataupun kekacauan serupa yang terjadi di Istora senayan 28 - 30 Oktober 2022 lalu.

Kombes Pol Hengki menjelaskan, konser musik yang dilaksanakan di ruang terbuka lebih sulit untuk dikontrol dan dapat menyebabkan kriminalitas.

BACA JUGA:Penampakan Wajah-Wajah Begal Motor Sadis yang Sering Beraksi di Tangerang

"Karena nanti orang minum minuman keras, mabok mabokan yang akan menimbulkan gangguan kamtibnas lainnya," jelasnya.

"Di ruang terbuka gelap, dapat disalahgunakan, kalo dia mabok nyetir mobil, bisa menyebabkan kecelakaan baik diri sendiri maupun oranglain," sambungnya.

Dirinya menegaskan apabila ada konser yang akan dilaksanakan di wilayah hukumnya, Polres Metro Bekasi Kota akan memperketat pemantauan pelaksanaan.

"Kalo ada kita saranka tidak di luar tapi di gedung, yang tahu (Terpantau) kapasitas berapa, tiket berapa yang harus di jual ketika akan melakukan kegiatan itu," tegasnya.

Didasari dari kekacauan konser di Istora Senayan Jakarta, pihaknya akan memperketat pihak penyelenggara untuk tidak menjual tiket melebihi kapasitas.

Sumber: