Dinas Kesehatan Depok Disebut Lemah Pengawasan terkait Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak

Dinas Kesehatan Depok Disebut Lemah Pengawasan terkait Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak

Ilustrasi dokter ginjal atau urologi tengah melakukan pemeriksaan.-pixabay-

JABAR, FIN.CO.ID - Kasus gagal ginjak akut pada anak menjadi sorotan politisi di Kota Depok.

Dinas Kesehatan Depok diminta secara intensif melaporkan perkembangan kasus kepada publik.

Anggota Komisi D DPRD Kota Depok Ikravany Hilman angkat bicara terkait hal itu.

BACA JUGA:Kabar Duka, Ibunda Tercinta Wali Kota Bekasi Nonaktif Rahmat Efendi Meninggal Dunia

Dia berharap, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok dapat lebih terbuka terkait data kasus yang ada. 

“Tidak perlu ditutup-tutupi dan khawatir menakutkan masyarakat, harus terbuka,” ujar dia, Senin (31/10/2022).

Renacananya, Komisi D akan memanggil Dinkes untuk menanyakan upaya-upaya apa yang telah dilakukan dalam penanganan kasus tersebut.

“Jangan sampai Depok kecolongan seperti Covid-19 dan Hepatitis A yang pernah menjadi kasus KLB,” tandas dia.

BACA JUGA:Kapolda Metro Jaya Bilang Pengguna Narkoba Harus Diobati

Ikravany menyebut, Kota Depok sering kecolongan dalam sistem surveillance atau pengawasan.

“Surveillance Depok itu perlu dibenahi, karena dibeberapa kasus surveillance Kota Depok telat dan sering kecolongan,” terang dia. 

Hingga kini, sudah ada 7 kasus gagal ginjal akut misterius di Kota Depok.

Terdapat 4 anak meninggal dunia.

BACA JUGA:Pekan Ini, Kontrak Proyek Pembangunan Istana Kepresidenan IKN Nusantara Senilai Rp1,56 Triliun Ditandatangani

Sumber: