Kapolsek Cikarang Timur Ikut Kejar Pelajar Mau Tawuran di Jalan Raya Pantura Bekasi

Kapolsek Cikarang Timur Ikut Kejar Pelajar Mau Tawuran di Jalan Raya Pantura Bekasi

Kapolsek Cikarang Timur AKP Bambang Krisnadi menerangkan, peristiwa bermula pada saat petugas kepolisan mendapat laporan diduga ada rencana aksi tawuran.--

BEKASI, FIN.CO.ID - Rencana tawuran pelajar di Kabupaten Bekasi berhasil digagalkan usai pihak kepolisian turun tangan melakukan pengamanan.

Kapolsek Cikarang Timur AKP Bambang Krisnadi menerangkan, peristiwa bermula pada saat petugas kepolisan mendapat laporan diduga ada rencana aksi tawuran.

BACA JUGA:Kebakaran Landa Gudang di Rawalumbu Kota Bekasi, Kerugian Capai Rp27 Miliar

"Awalnya masyarakat nelepon saya, ada kerumunan pelajar di Jalan Raya Pantura bukan di jam sekolah diduga akan melakukan aksi tawuran," kata AKP Bambang Krisnadi, Jumat 28 Agustus 2022.

Menurut keterangan yang fin.co.id dapatkan, para pelajar tersebut berkerumun di pinggir Jalan Raya Pantura sambil membawa senjata tajam yang dismpan di dalam tas.

"Petugas datang, mereka langsung lari tunggang langgang, sisa tiga orang. Berikut ada tas yang tertinggal berisi senjata tajam," jelasnya.

Bambang mengungkapkan, terdapat beberapa pelajar yang kabur hingga masuk ke dalam rumah warga dan tiga orang berhasil ditangkap.

BACA JUGA:Asyik, Ada 104 Lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Kota Bekasi, Ini Titiknya

Meski sempat mengelak bahwa tidak akan melakukan aksi tawuran, para pelajar tetap di tangkap karena terbukti membawa senjata tajam.

"Kalau anak-anak ini ngakunya ya biasa gitu, kalo gak disidang gak ngaku mau tawuran meski membawa senjata tajam," ungkapnya.

"Bukan punya saya pak, punya yang lain gitu-gitu lah," sambungnya.

Dari tangan pelajar pihak kepolisian berhasil mengamankan senjata tajam jenis celurit, besi dimodifikasi berbentuk celurit dan juga stik golf.

BACA JUGA:Pemkot Bekasi Bentuk Timsus, Tangani Meningkatnya Gagal Ginjal Akut

Usai dilakukan pemeriksaan, para pelajar itu mengaku bahwa senjata tajam sengaja disiapkan dan benar milik kelompok mereka.

Sumber: