Tangan atau Kaki Kesemutan, Warna Kulit pun Memucat, Ini Nama Penyakitnya

Tangan atau Kaki Kesemutan, Warna Kulit pun Memucat, Ini Nama Penyakitnya

Tangan Kesemutan, Image oleh Hans dari Pixabay --

JAKARTA, FIN,CO.ID - Kesemutan pada kaki atau tangan seringkali di kaitkan dengan masalah kesehatan seperti diabetes.

Namun taukah Anda, kesemutan yang disertai dengan perubahan warna tangan atau kaki menjadi pucat itu disebabkan oleh penyakit buerger.

Menurut ahli, penyakit buerger bukanlah kondisi yang bisa dipandang sebelah mata, karena akibatnya terhadap kesehatan terbilang sangatlah serius.

BACA JUGA:Kulit Leher Bagian Belakang Menghitam, Gini Cara Ngatasinnya Menurut Dokter

Menurut Halodoc, penyakit buerger ini masuk dalam kategori penyakit langka. Penyakit ini terjadi tepatnya pada pembuluh darah arteri dan vena tangan atau kaki.

Kebiasaan merokok, punya penyakit gusi kronis, berusia lebih dari 45 tahun adalah mereka yang berpotensi tinggi terkena penyakit buerger ini.

Selain menyebabkan kesemutan dan perubahan warna kulit tangan atau kaki yang terdampak, penyakit buerger juga bisa menyebabkan gejala lainnya.

Tidak hanya muncul nyeri di bagian kaki dan tangan, lalu hilang dan kembali muncul, penyakit buerger bisa menyebabkan munculnya luka terbuka di tangan dan kaki.

Penyakit buerger sendiri disebut belum memiliki pengobatan khusus yang diperuntukan untuk mengatasinya.

Akan tetapi, kondisi ini bisa diatasi dengan mengontrol kondisi kesehatan untuk mencegahnya memburuk, dan berhenti merokok adalah salah satunya.

Jempol Kaki Menghitam pada Penderita Diabetes

Menurut ahli, jempol kaki yang menghitam itu bisa saja dikaitkan dengan diabetes.

“Keluhan jempol kaki yang menghitam pada pengidap diabetes kondisi ini disebut dengan gangrene,” kata dr. Riza Marlina seperti dikutip FIN dari Alodokter.

“Gangrene merupakan suatu kondisi matinya jaringan tubuh akibat tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup,” sambung dia.

Menurut dr. Riza Marlina, gangrene ini bisa terjadi pada siapa saja, akan tetapi ganggrene paling sering dialami oleh penderita diabetes terutama pada penderita diabetes yang tidak terkontrol.

“Di mana kadar gula yang tinggi dalam darah dapat merusak saraf, terlebih saraf di ujung tangan dan kaki, sehingga menyebabkan mati rasa pada bagian tersebut sehingga rentan mengalami cedera akibat tidak di sadari sehingga beresiko terinfeksi dan berkembang menjadi gangrene.,” jelasnya.

Dan yang perlu dicatat di sini adalah bahwa gangrene adalah kondisi medis serius. Saking seriusnya, jika terlambat diatasi dapat berujung pada amputasi jari kaki.

Sebab itu lanjut dr. Riza Marlina, penting bagi penderita diabetes untuk secara konsisten mengontrol gula darahnya. Dan bagi mereka yang menunjukan jari kaki dengan ciri menghitam, untuk sesegera mungkin mendapatkan pertolongan medis.


Sumber: