PSI Kritisi Fasilitas Pendidikan di Kabupaten Bekasi: Kepala Daerah Harus Rajin Turun Langsung ke Lapangan

PSI Kritisi Fasilitas Pendidikan di Kabupaten Bekasi: Kepala Daerah Harus Rajin Turun Langsung ke Lapangan

Ketua Umum PSI Giuring Ganesha-Tuahta Simanjuntak untuk FIN.CO.ID-

BEKASI, FIN.CO.ID -- Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha, melakukan kunjungan ke Kabupaten Bekasi, untuk melihat perkembangan di daerah.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Bekasi, Giring Ganesha mengkritisi terkait banyaknya bangunan Sekolah yang rusak.

(BACA JUGA:Ban Belakang Pecah, Daihatsu Terios Terbalik di Tol MBZ, Begini Kondisi 6 Penumpangnya)

(BACA JUGA:Heboh Anggaran Karangan Bunga Pemkot Bekasi Rp 1,1 Miliar, DPRD Bilang Begini)

Menurutnya, Pemerintah Daerah harus lebih intens turun ke lapangan, untuk melihat secara langsung kondisi sebenarnya.

"Ya rajin turun saja sih rajin mendengarkan, dan rajin melihat agar tau secara nyata tidak hanya dari handphone saja," ungkap Giring di Bekasi, Jumat 23 September 2022.

Sebagai partai yang didominasi oleh anak muda, Giring menilai perlunya anak muda untuk turun ke lapangan untuk mendengar aspirasi.

"Kalau turun ke masyarakat bisa mengerti, oh ternyata begini masalahnya jadi bisa mengetahui secara nyata," jelasnya.

(BACA JUGA:Warga Kayuringin Jaya Beri Tenggat Waktu, Tuntut Pemkot Bekasi Bongkar Seluruh Bangunan di Bantaran Kali Jati)

(BACA JUGA:Pemkot Bekasi Belum Bongkar 4 Bangunan Ormas, Sekdis: Ada Satu dan Lain Hal )

Dirinya juga mengunjungi Museum Gedung Juang yang sudah direvitalisasi, ia menilai bangunan tersebut aset yang harus dijaga oleh pemerintah daerah untuk dunia pendidikan.

"Tadi kami masuk ke Gedung Juang, ini termasuk museum terbaik yang pernah saya datangi di Indonesia bisa buat adik adik belajar," ucapnya.

Giring Ganesha menilai interaksi di Museum Kabupaten Bekasi tersebut sangat maju, dan dapat digunakan oleh para siswa untuk belajar ilmu sejarah.

Selain itu dirinya juga berharap, digitalisasi di museum Gedung Juang dapat diterapkan serupa di semua museum, terutama yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Sumber: