Duet Dua Juara Dunia Marc Marquez dan Joan Mir Bakal Bawa Tim Repsol Honda Sukses Tahun Depan?

Duet Dua Juara Dunia Marc Marquez dan Joan Mir Bakal Bawa Tim Repsol Honda Sukses Tahun Depan?

Ilustrasi - Tim Repsol Honda (Twitter @HRC_MotoGP)--

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Tim Repsol Honda kembali menduetkan dua juara dunia MotoGP dalam satu tim, untuk balapan tahun 2023 mendatang. 

Sebagaimana diketahui, Marc Marquez akan memiliki tandem baru, yakni Joan Mir yang sebelumnya pernah sekali menjadi juara dunia pada MotoGP 2020, dengan tim Suzuki Ecstar. 

(BACA JUGA:Tak Ingin Ada Team Order di Ducati, Bagnaia: Saya Tak Butuh Bantuan)

(BACA JUGA:Legenda Balap Ikut Angkat Bicara: MotoGP 2022 Seru dan Penuh Kejutan, Quartararo Tetap Dijagokan)

Joan Mir, pebalap berusia 25 tahun itu dikontrak oleh Tim Repsol Honda dengan durasi 2 tahun. 

Ya, menduetkan dua juara dunia bagi Tim Repsol Honda sebenarnya bukan barang baru. Sebelumnya, tim ini pernah menduetkan Marc Marquez dengan Jorge Lorenzo, yang keduanya merupakan juara dunia di kelas premier. 

Pabrikan Honda menduetkan sesama juara dunia kelas premier untuk pertama kalinya di musim 2019. Saat itu, Marc Marquez yang membalap bersama Honda sejak 2013 dipasangkan dengan Jorge Lorenzo yang diboyong dari Ducati.

Awalnya, kedua pebalap ini diyakini akan mampu bersaing di papan atas klasemen, sekaligus menegaskan dominasi Honda. Namun ternyata yang terjadi sebaliknya. Marquez melesat sendirian mengantarkan Honda menjadi juara dunia.

(BACA JUGA:Bukan Bagnaia atau Quartararo, Ini Pembalap yang Dijagokan Marc Marquez Jadi Juara MotoGP 2022)

(BACA JUGA:Definisi Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Quartararo Crash Dengan Marquez, Lalu Apes Juga Saat Dibonceng Marshal)

Marquez mencatatkan rekor 420 poin dalam semusim, dan meraih 18 podium dalam 19 balapan, 12 di antaranya sebagai pemenang. Ia berjasa besar membawa Honda meraih triple crown (juara pebalap, tim, dan konstruktor) di akhir musim.

Sementara Lorenzo tak pernah finis 10 besar dari 15 balapan yang diikuti, dan hanya meraih 28 poin sepanjang musim. Itu merupakan capaian terburuk sepanjang karirnya di MotoGP. Selepas musim 2019, ia memilih pensiun.

Seolah tak kapok dengan formula itu, Honda kini mencoba menduetkan Marc Marquez dengan Joan Mir. Namun, apakah performa tim ini benar bisa meningkat musim depan?

Jika dianalisa, meski nyaris sama namun kedatangan Joan Mir yang akan digandengkan dengan Marc Marquez sangat berbeda ketika waktu itu Jorge Lorenzo didatangkan untuk tandem Marquez.

Sumber: