Terkuak Modus Dua Pelaku Pemeran Video Mesum yang Pakai Pakaian Adat Bali dalam Mobil

Terkuak Modus Dua Pelaku Pemeran Video Mesum yang Pakai Pakaian Adat Bali dalam Mobil

Ilustrasi--(Istimewa)

BALI, FIN.CO.ID -- Polisi menangkap dua pelaku pemeran dalam video mesum yang memakai pakaian adat Bali dalam sebuah mobil yang viral beberapa waktu lalu.

Direktorat Reserse Krimininal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkap, dua pelaku diduga sebagai pembuat sekaligus pengedar video mesum tersebut.

(BACA JUGA:Eks Wali Kota Ambon Segera Jadi Terdakwa Korupsi di Persidangan)

(BACA JUGA:Tersebar Spanduk Prabowo Akui Jokowi Negarawan, Gerindra Geram Mengadu ke Polda)

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, dua pelaku tersebut tidak memiliki hubungan khusus selain pertemanan biasa.

Pelaku pria berasal dari Sesetan, Bali, sementara pelaku wanita berasal dari Bogor.

"Pelaku berhasil ditangkap, laki-laki MMDI (28) asal dari Denpasar sedangkan perempuannya adalah DNL (26) berasal dari Bogor, tinggalnya di Depok dan sekarang sudah diamankan di Polda Bali," kata dia.

Kabid Humas Polda Bali Satake Bayu mengatakan modusnya yang digunakan kedua tersangka dalam kasus tersebut adalah dengan membuat video kemudian dishare ke dalam grup yang memiliki kesamaan orientasi seksual, dimana siapa saja dapat melakukan tindakan serupa dengan pasangan yang dikenal di dalam grup tersebut.

(BACA JUGA:Di Jayapura, Polisi Temukan Bom Rakitan Dibawa Pendemo, Pemiliknya Masih Dicari )

Dari keterangan kedua pelaku, polisi menyatakan pada mulanya kedua pelaku berkenalan awal melalui aplikasi Twitter, kemudian berteman.

Seiring dengan perjalanan waktu, keduanya memiliki keinginan untuk melakukan hal tidak senonoh tersebut.

Pada mulanya, video yang direkam melalui ponsel pelaku wanita tersebut direkam hanya untuk memuaskan fantasi semata. Tetapi, kemudian muncul niat untuk mempublikasikan video tersebut melalui aplikasi Twitter.

Setelah melakukan tindakan tersebut, pihak perempuan membagikannya ke media sosial melalui akun Twitternya atas persetujuan sang lelaki.

(BACA JUGA:Spanduk Bergambar Prabowo Disebar, Gerindra Protes dan Lapor Polisi)

Sumber: