Kasus Tewasnya Mahsa Amini, Gus Nadir: Tak Pakai Jilbab Bukan Termasuk Jinayat

Kasus Tewasnya Mahsa Amini, Gus Nadir: Tak Pakai Jilbab Bukan Termasuk Jinayat

Cendekiawan Nahdatul Ulama NU, Nadirsyah Husein alias Gus Nadir --Instagram/ @nadirsyahhosen_official

JAKARTA, FIN.CO.ID - Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen alis Gus Nadir tampaknya geram dengan kasus wanita asal Iran, Mahsa Amini.

Sebagaimana dikabarkan, Mahsa Amini dilaporkan meninggal dunia ketika ditangkap aparat kepolisian Susisla di Iran.

Mahsa Amini tewas  karena terlibat aksi demonstrasi menolak mengenakan jilbab di tempat umum.

Mengenai hal ini, Gus Nadir pun turut prihatin atas meninggalnya Mahsa Amini.

Gus Nadir menyatakan jika perempuan berdosa karena persoalan aurat hal tersebut tidak boleh ditangkap bahkan hingga tewas.

(BACA JUGA:Gus Nadir Kecam Eko Kuntadhi Usai Hina Ning Imaz: Belajarlah Santun dalam Perbedaan)

(BACA JUGA:Buntut Harga BBM Naik, Gus Nadir Beri Amanah ke DPR Jangan Narsis di Sosial Media)

Pernyataan Gus Nadir tersebut diketahui melalui akun Twitter pribadinya yang telah verfikasi centang biru bernama @na_dirs.

"Tragis. Bahkan kalau perempuan dianggap berdosa karena urusan aurat-jilbab tersebut, dia tetap tidak boleh ditangkap dan dipukuli hingga tewas," tulis Gus Nadir.

Menurutnya perempuan tidak memakai jilbab bukan sesuatu yang melanggar hukum dalam islam.

"Tidak memakai jilbab itu bukan termasuk jinaya (pidana islam). Itu urusan dia dengan Sang khaliq," tutupnya

(BACA JUGA:Giliran Kejari Depok Laporkan Alvin Lim, Ini Tuduhannya)

(BACA JUGA:Protes Kewajiban Berhijab, Wanita-Wanita Iran Keluar Rumah dan Bakar Jilbab)

cuitan anies mendapatkan 22 komentar, 84 retweet, dan 260 suka.

Sumber: