Buntut Kecelakaan Beruntun, 13 Pemilik Lahan di Sekitar KM 253 Tol Pejagan-Pemalang Diperiksa

 Buntut Kecelakaan Beruntun, 13 Pemilik Lahan di Sekitar KM 253 Tol Pejagan-Pemalang Diperiksa

Kecelakaan maut yang melibatkan 13 kendaraan terjadi di Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah-Antara-Antara

JAKARTA, FIN.CO.ID - Para pemilik lahan di sekitar KM 253 Tol Pejagan-Pemalang di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terbakar diperiksa polisi.

Diketahui, kebakaran beruntun terjadi di KM 253 Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (18/9) karena asap tebal pembakaran ilalang,

(BACA JUGA: Buntut Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang, Pelaku Pembakaran Ilalang Bisa Dipidana )

"Ada 13 pemilik lahan yang diperiksa," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Iqbal Alqudusy dalam siaran pers di Semarang, Rabu 21 September 2022.

Selain pemilik lahan, katanya, polisi memeriksa petugas pengelola Tol Pejagan-Pemalang serta perusahaan yang melakukan pemeliharaan ruang milik jalan yang merupakan rekanan pengelola jalan tol.

Ia menjelaskan fokus penyelidikan kasus ini masih pada api yang memicu terjadinya kebakaran.

"Apakah api berasal dari lahan warga atau lahan yang menjadi ruang milik jalan," katanya.

(BACA JUGA:PUPR Pastikan Kecelakaan Beruntun di Ruas Tol Pejagan - Pemalang Tak Berkaitan Dengan Transisi Kepemilikan Tol)

Selain itu, kata dia, polisi memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui arah angin saat terjadinya kebakaran yang memicu kecelakaan beruntun itu.

Hingga saat ini polisi masih belum menetapkan tersangka yang menjadi penyebab kebakaran itu.

Sebelumnya, sebanyak 13 kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 253 Tol Pejagan-Pemalang pada Minggu (18/9).

Satu orang tewas dan belasan lainnya terluka dalam kecelakaan yang dipicu asap tebal akibat ilalang yang terbakar di tepian jalan.

(BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Tol Cipali Tewaskan Tiga Orang, Begini Penjelasan Polisi)

Polisi menyebut asap tebal memaksa pengendara mengurangi kecepatan akibat jarak pandang yang terbatas sehingga mengakibatkan tabrakan beruntun.

Sumber: