Natalius Pigai Perihal Harga BBM Resmi Naik: Yang Dirugikan Adalah Oposisi dan Rakyat!

Natalius Pigai Perihal Harga BBM Resmi Naik: Yang Dirugikan Adalah Oposisi dan Rakyat!

Mantan Komisioner Komnas HAM (2012-2017) Natalius Pigai.-Screenshot YouTube/Tribunnews-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Eks Komisioner Komnas HAM (2012-2017) Natalius Pigai dengan tegas bilang yang dirugikan adalah oposisi dan rakyat perihal harga BBM resmi naik.

Natalius Pigai melontarkan pendapatnya pada sebuah kicauan lewat akun media sosial Twitter bernama @NataliusPigai2.

Eks Komisioner Komnas HAM (2012-2017) terpantau memang aktif dalam memakai platform tersebut untuk menyuarakan sudut pandang pribadinya.

Kini Natalius Pigai angkat bicara perihak harga bahan bakar minyak (BBM) resmi naik per 3 September 2022 dengan bilang yang dirugikan adalah oposisi dan rakyat.

(BACA JUGA:3000 Personel Gabungan Kawal Demo Kenaikan Harga BBM di Gedung DPR)

"Saya kira kenaikan harga BBM hari ini (3 September 2022) sesuai dengan harapan pemilih, pendukung dan buzzer Ir. Joko Widodo," jelas Natalius Pigai.

"Jadi bisa dimaklumi jika mereka sambut positif, gembira, dan diuntungkan," sambungnya, 4 September 2022

Lebih lanjut mantan Komisioner Komnas HAM (2012-2017) juga membeberkan bahwa yang dirugikan adalah pihak oposisi dan rakyat.

"Yang dirugikan adalah kami yang oposisi dan rakyat yang tidak tahu menahu," pungkas Natalius Pigai.

(BACA JUGA:Mengejutkan! Eks Kasum TNI Ungkap Pernyataan Tak Terduga Terkait Harga BBM Resmi Naik)

Cuitan Natalius Pigai mendulang 96 komentar, 186 retweets, dan 642 likes dari warganet sampai berita ini terbit.

DPR Kritik Kenaikan Harga BBM

Di sisi lain anggota Komisi IV DPR RI, Slamet mengkritik keras Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang menaikkan harga BBM bersubsidi menjadi Rp10.000. 

Menurut Slamet, kebijakan mencabut subsidi BBM dan mengalihkannya menjadi BLT sebagai bentuk pengkhianatan pemerintah kepada rakyat.

Sumber: