BNI Angkat Suara Terkait Wacana Akuisisi BTN

BNI Angkat Suara Terkait Wacana Akuisisi BTN

Gedung BNI 46--

JAKARTA, FIN.CO.ID- PT Bank Negara Indonesia atau BNI (Persero) Tbk, angkat suara terkait wacana akuisisi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, atau BTN. 

Emiten berkode saham BBNI ini menegaskan, pihaknya selalu mendukung rencana pengembangan bisnis oleh pemerintah dengan mempertimbangkan aspek bisnis untuk memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan serta dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham serta negara.

"Terkait dengan wacana akuisisi BTN, dapat kami sampaikan, bahwa sampai dengan saat ini hal tersebut belum ada arahan tindak lanjut dari pemegang saham untuk menjadikan aksi korporasi (corporate action)," demikian Corporate Secretary BNI lewat keterangan tertulis, Sabtu 27 Agustus 2022.

(BACA JUGA:Hasil Memukau, Suteepat Praateeptienchai Memenangkan BNI-Ciputra Golfpreneur)

(BACA JUGA:BNI Sabet Dua Penghargaan OJK, Aktif Akuisisi Nasabah Pelajar)

Dijelaskan bahwa BNI saat ini sedang fokus pada eksekusi agenda corporate transformation yang telah dicanangkan. 

BNI juga menempatkan prioritas untuk optimalisasi kontribusi perusahaan anak. 

"Di mana saat ini kami sedang mengembangkan beberapa rencana strategis di bank digital, securities dan multifinance," demikian keterangan BNI. 

Sebelumnya, wacana akuisisi BTN oleh BNI disampaikan oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin saat kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Teknologi Riau, Kamis 25 Agustus lalu. 

(BACA JUGA:BTN Syariah Jadi Bank Pertama Salurkan Tapera Syariah)

(BACA JUGA:Permintaan Rumah Tinggi, BTN Gelar IPEX 2022 dengan KPR Merdeka Berbunga Rendah)

Wapres menjelaskan bahwa BNI diarahkan mengambil BTN konvensional dan kemudian unit usaha syariah (UUS) BTN diambil oleh PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. atau BRIS. 

Hal itu dilakukan untuk mengonsolidasikan bank pelat merah atau himpunan bank milik negara (Himbara) alias BUMN.

Sumber: