Nilai Transaksi Harian BEI Sepekan Terakhir Melejit 12,9 Persen Jadi Rp11,73 Triliun

Nilai Transaksi Harian BEI Sepekan Terakhir Melejit 12,9 Persen Jadi Rp11,73 Triliun

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI)-Istimewa-

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Selama sepekan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 18-22 Juli 2022, rata-rata nilai transaksi harian melesat 12,9 persen menjadi Rp11,73 triliun dibanding sepekan sebelumnya, yakni Rp10,39 triliun per hari.

Berdasarkan data perdagangan di BEI yang dikutip di Jakarta, Minggu 24 Juli 2022, kinerja positif juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian yang melambung 11,82 persen menjadi 1.123.557 kali dari 1.004.832 kali transaksi per hari pada pekan sebelumnya.

(BACA JUGA:Sindir Balik Roy Suryo, Ferdinand Hutahaean: Mas Roy Kalau Butuh Bantuan Biaya Perawatan Kabari Saya)

Rata-rata volume transaksi harian selama sepekan tercatat meningkat 6,41 persen menjadi 18,75 miliar saham dibanding sepekan sebelumnya, sebanyak 17,62 miliar saham per hari.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu melonjak 3,53 persen ke level 6.886 dari posisi 6.651 pada penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya.

Seiring dengan penguatan IHSG tersebut, maka nilai kapitalisasi pasar hingga penutupan perdagangan akhir pekan ini mencapai Rp9.067,94 triliun atau menguat 3,37 persen dibanding pekan sebelumnya, senilai Rp8.772,67 triliun.

Pada perdagangan Jumat 18 Juli 2022, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp379,62 miliar. Namun untuk sepanjang tahun ini yang berakhir hingga 18 Juli 2022, investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp56,945 triliun.

(BACA JUGA:Budiman Sudjatmiko Sindir Orang Pecicilan di Medsos Tapi Minta Iba di Dunia Nyata, Netizen Kaitkan Roy Suryo)

Selama sepekan perdagangan, BEI menerima dua perusahaan yang melakukan pencatatan perdana saham, yakni PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) dan PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO). Sehingga, pada tahun ini sudah terdapat 27 emiten baru di BEI.

Selain itu, BEI juga menerima tiga pencatatan obligasi yang dilakukan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) senilai Rp100 miliar, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) sebesar Rp300 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang menerbitkan green bond Rp5 triliun.

Dengan demikian, jumlah obligasi dan sukuk yang sudah tercatat tahun ini sebanyak 69 emisi dari 54 emiten, dengan nilai emisi Rp85,48 triliun. Sedangkan total obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sebanyak 493 emisi, dengan nilai nominal outstanding mencapai Rp439,72 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan 121 emiten.

Sementara itu, jumlah Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI sebanyak 154 seri, dengan nilai nominal Rp4.869,64 triliun dan USD211,84 juta. Sedangkan, Efek Beragun Aset (EBA) tercatat sebanyak sepuluh emisi senilai Rp4,03 triliun. 

Sumber: