Ragam . 14/10/2026, 13:54 WIB
Ketiga, meningkatkan transparansi. Informasi mengenai kinerja keuangan, risiko material, kebijakan investasi, struktur kepemilikan, dan transaksi dengan pihak berelasi perlu disampaikan melalui mekanisme pelaporan yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. Audit independen dan pengawasan sesuai kewenangan hukum menjadi unsur penting dalam membangun kepercayaan publik.
Keempat , menerapkan disiplin investasi. Setiap keputusan harus melalui penilaian kelayakan, analisis risiko, dan pengujian skenario terhadap perubahan suku bunga, nilai tukar, harga komoditas, maupun perlambatan ekonomi. Investasi tidak boleh didasarkan semata-mata pada besarnya proyek atau urgensi politik.
Kelima, memperkuat koordinasi kelembagaan. Danantara perlu berjalan selaras dengan kerangka kebijakan fiskal, moneter, dan pengelolaan utang negara, tanpa mengambil alih kewenangan lembaga yang memiliki mandat berbeda.
Dalam hal ini, IMF dapat memberikan dukungan melalui konsultasi kebijakan, pengawasan makroekonomi, bantuan teknis, dan pengembangan kapasitas sesuai mandat kelembagaannya. Namun, tanggung jawab utama untuk memastikan tata kelola yang baik tetap berada pada institusi dan otoritas Indonesia.
Agenda Strategis: Menempatkan Danantara sebagai Penguat Ketahanan Nasional
Agar peran Danantara benar-benar berkontribusi terhadap stabilitas fiskal dan eksternal, setidaknya terdapat lima agenda strategis yang perlu diperkuat.
Pertama, membangun kerangka pengelolaan risiko fiskal yang terintegrasi. Pemerintah perlu mengevaluasi bagaimana kinerja investasi Danantara, kewajiban keuangan, eksposur BUMN, dan potensi dukungan negara dapat memengaruhi risiko fiskal secara keseluruhan. Pengukuran tersebut harus memperhitungkan skenario terburuk, bukan hanya proyeksi pertumbuhan yang optimistis.
Kedua, memprioritaskan investasi dengan dampak produktivitas tinggi. Infrastruktur logistik, energi, industri pengolahan, konektivitas digital, dan sektor strategis lain perlu dinilai berdasarkan kontribusinya terhadap efisiensi ekonomi, penciptaan nilai tambah, dan daya saing nasional. Proyek yang layak secara komersial harus dibedakan secara jelas dari proyek yang membutuhkan dukungan kebijakan publik.
Ketiga, memperluas kemitraan investasi yang sehat. Kerja sama dengan investor institusional dan mitra regional dapat memperbesar kapasitas pendanaan, berbagi risiko, dan membuka akses teknologi serta pasar. Namun, kemitraan harus tetap memperhatikan kualitas mitra, perlindungan kepentingan nasional, dan transparansi kontrak.
Keempat, memastikan koordinasi makroekonomi yang konsisten. Strategi investasi domestik dan internasional harus memperhitungkan kondisi likuiditas, arus valuta asing, kebutuhan impor, inflasi, dan stabilitas pasar keuangan. Tujuannya bukan membatasi investasi, melainkan memastikan bahwa investasi tersebut memperkuat ketahanan ekonomi secara keseluruhan.
Kelima, menjadikan manfaat publik sebagai tolok ukur akhir. Kinerja Danantara perlu dinilai tidak hanya dari pertumbuhan aset atau keuntungan portofolio, tetapi juga dari kontribusinya terhadap produktivitas, kualitas infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, daya saing ekspor, serta keberlanjutan fiskal. Indikator manfaat publik tersebut harus dilaporkan secara terukur tanpa mengaburkan hasil keuangan yang sebenarnya.
Penutup: Danantara dan Masa Depan Ketahanan Ekonomi Indonesia
Di tengah perekonomian global yang semakin tidak pasti, Indonesia membutuhkan strategi pengelolaan kekayaan negara yang mampu menjembatani kepentingan jangka pendek dan tujuan pembangunan jangka panjang. Danantara memiliki peluang untuk mengambil peran penting dalam strategi tersebut melalui pengelolaan aset, investasi produktif, dan mobilisasi modal yang profesional.
Namun, Danantara tidak dapat diperlakukan sebagai solusi tunggal bagi seluruh persoalan fiskal dan ekonomi eksternal. Stabilitas anggaran tetap membutuhkan disiplin penerimaan dan belanja negara. Ketahanan eksternal memerlukan fondasi ekspor yang kompetitif, cadangan devisa yang memadai, arus modal yang berkualitas, dan kebijakan moneter yang kredibel. Sementara itu, stabilitas regional membutuhkan kerja sama ekonomi, konektivitas, dan kepercayaan antarnegara.
Kontribusi Danantara akan menjadi semakin strategis ketika seluruh elemen tersebut saling melengkapi. Aset negara dikelola untuk menghasilkan nilai, investasi diarahkan pada peningkatan produktivitas, risiko keuangan dikendalikan, dan keputusan kelembagaan dijalankan secara transparan serta profesional.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id