Ragam . 14/10/2026, 13:54 WIB
Meskipun demikian, penting untuk membedakan antara optimalisasi aset dan penciptaan ruang fiskal yang benar-benar tersedia. Keuntungan investasi tidak selalu bersifat tetap, sementara sebagian aset membutuhkan waktu panjang untuk menghasilkan arus kas. Karena itu, pemerintah tidak seharusnya memperlakukan potensi keuntungan Danantara sebagai pendapatan APBN yang pasti sebelum keuntungan tersebut terealisasi dan dapat disalurkan sesuai ketentuan.
Prinsip ini penting untuk menghindari munculnya ketergantungan fiskal baru terhadap hasil investasi yang fluktuatif. Danantara akan memperkuat stabilitas fiskal apabila mampu menciptakan nilai ekonomi tambahan, bukan sekadar memindahkan risiko pembiayaan dari APBN ke neraca investasi negara.
Menjaga Ketahanan Eksternal: Memperkuat Posisi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Stabilitas ekonomi eksternal berkaitan dengan kemampuan suatu negara memenuhi kewajiban internasional, menjaga keberlanjutan neraca pembayaran, mempertahankan kepercayaan investor, dan menghadapi perubahan arus modal tanpa menimbulkan tekanan ekonomi yang berlebihan.
Indonesia, sebagai perekonomian terbuka yang terhubung dengan perdagangan, investasi, dan pasar keuangan internasional, tidak dapat menghindari pengaruh perkembangan global. Perubahan suku bunga negara maju, penguatan dolar Amerika Serikat, penurunan harga komoditas ekspor, maupun meningkatnya ketegangan geopolitik dapat memengaruhi nilai tukar rupiah, biaya pembiayaan, dan arus investasi.
Dalam situasi seperti ini, Danantara dapat berperan sebagai salah satu instrumen penguatan ketahanan eksternal melalui beberapa saluran.
1. Mendorong investasi produktif dan memperkuat kepercayaan pasar
Pengelolaan investasi yang profesional dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap kemampuan Indonesia mengembangkan proyek-proyek strategis yang memiliki prospek ekonomi jangka panjang.
Danantara berpotensi berperan sebagai investor jangkar atau anchor investor dalam proyek tertentu, sepanjang keputusan investasinya didasarkan pada kelayakan, manajemen risiko, dan tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan. Kehadiran modal negara yang dikelola secara kredibel dapat membantu mengurangi ketidakpastian bagi investor lain serta membuka peluang pembiayaan bersama.
Apabila investasi tersebut berhasil menarik modal swasta dan asing dalam bentuk yang produktif dan berjangka panjang, Indonesia berpeluang memperkuat kapasitas produksi, memperluas ekspor bernilai tambah, dan meningkatkan daya saing industrinya.
Namun, besarnya investasi asing yang masuk bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Kualitas investasi, transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, kontribusi terhadap ekspor, serta dampaknya terhadap produktivitas nasional harus menjadi pertimbangan utama.
2. Mengurangi kerentanan terhadap gejolak komoditas
Struktur ekonomi yang terlalu bergantung pada sejumlah komoditas membuat penerimaan ekspor dan pendapatan negara rentan terhadap perubahan harga global.
Melalui investasi pada sektor manufaktur, pengolahan sumber daya alam, energi, teknologi, dan logistik, Danantara dapat mendukung diversifikasi struktur ekonomi. Tujuannya bukan meninggalkan keunggulan komoditas Indonesia, melainkan meningkatkan nilai tambah yang dihasilkan di dalam negeri.
Ketika basis produksi dan ekspor menjadi lebih beragam, perekonomian memiliki lebih banyak sumber pendapatan untuk menghadapi pelemahan pada sektor tertentu. Diversifikasi tersebut dapat memperkuat ketahanan eksternal dalam jangka panjang, meskipun dampaknya tidak berlangsung secara instan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id