Internasional . 12/10/2026, 13:47 WIB
Para ahli memperingatkan bahwa perubahan iklim berpotensi meningkatkan risiko bencana di kawasan tersebut. Kenaikan suhu dapat mempercepat pencairan gletser dan mengubah kondisi hidrologi di daerah pegunungan.
Namun, hubungan antara perubahan iklim dan satu kejadian banjir tertentu tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan waktu terjadinya bencana. Penentuan penyebab langsung tetap membutuhkan pemeriksaan kondisi sungai, curah hujan, pergerakan tanah, serta kemungkinan runtuhan gletser.
Nepal juga masih menghadapi dampak bencana banjir dan longsor sebelumnya di kawasan perbatasan Nepal-Tibet. Peristiwa tersebut menimbulkan kerusakan besar dan korban dalam jumlah tinggi, sehingga banjir terbaru kembali meningkatkan kekhawatiran masyarakat yang tinggal di wilayah rawan.
Banjir bandang di Distrik Gorkha, Nepal, menyebabkan dua desa dilaporkan tersapu, rumah dan jembatan hanyut, serta lima orang masih hilang. Lebih dari 650 orang terdampak, sementara ratusan personel dan empat helikopter dikerahkan untuk mendukung operasi penyelamatan.
Penyebab pasti banjir masih diselidiki, dengan dugaan awal berupa longsor yang menyumbat sungai atau runtuhan material dari kawasan pegunungan. Peristiwa ini memperlihatkan bahwa risiko banjir bandang di wilayah Himalaya tidak hanya berkaitan dengan hujan, tetapi juga kondisi geologi dan perubahan lingkungan.
Dari sisi ilmu kebencanaan, kejadian tersebut menegaskan pentingnya pemantauan sungai dan lereng, sistem peringatan dini yang cepat, serta jalur evakuasi yang dapat digunakan masyarakat sebelum banjir mencapai permukiman. Kecepatan penyampaian informasi menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko korban ketika bencana terjadi secara mendadak.
BBC News, “Fresh Nepal Flash Flood Washes Away Houses and Bridges With Five Missing”
The Kathmandu Post, laporan mengenai banjir bandang di Distrik Gorkha dan keterlambatan peringatan dini.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id