Tekno . 31/08/2026, 13:43 WIB

Robot Humanoid Mulai Masuk Pabrik, Apakah Pekerja Manusia akan Tergeser?

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Robot dapat mengambil alih pekerjaan yang membosankan, berulang, berat, atau berbahaya.

Pekerja manusia kemudian menangani tugas yang membutuhkan pengawasan, keputusan, penyelesaian masalah, koordinasi, serta pengetahuan yang lebih kompleks.

BMW bahkan menyatakan strategi penggunaan physical AI mereka ditujukan agar robot mengambil pekerjaan berulang atau berat sehingga manusia dapat lebih fokus pada pengalaman, penilaian, dan kreativitas.

Tentu saja pernyataan perusahaan tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari strategi bisnis mereka. Dalam praktiknya, otomatisasi tetap dapat mengurangi kebutuhan tenaga kerja untuk pekerjaan tertentu.

Karena itu, pendidikan dan pelatihan ulang tenaga kerja akan menjadi semakin penting.

Pekerja produksi masa depan mungkin tidak hanya harus mengetahui bagaimana memasang sebuah komponen, tetapi juga bagaimana bekerja bersama robot, mengawasi sistem otomatis, mengenali kegagalan mesin, hingga memberikan instruksi kepada perangkat berbasis AI.

Penutup

Robot humanoid memang mulai berpindah dari laboratorium dan panggung demonstrasi menuju lingkungan pabrik nyata. BMW telah menguji Figure 02 dalam produksi kendaraan, sementara Boston Dynamics mulai memproduksi Atlas untuk kebutuhan industri.

Meski demikian, bukti saat ini belum menunjukkan bahwa robot humanoid siap menggantikan pekerja manusia secara massal.

Kemampuan fisik robot berkembang sangat cepat, tetapi kecerdasan, ketahanan, biaya, keselamatan, serta kemampuan menghadapi kondisi dunia nyata masih menjadi tantangan.

Secara ilmiah dan teknologi, perkembangan AI, computer vision, sensor, baterai, motor listrik, serta machine learning memang membuat robot semakin mendekati fleksibilitas manusia. Namun, kemampuan manusia dalam menghadapi situasi baru, menggunakan penilaian, dan melakukan berbagai jenis pekerjaan secara fleksibel masih sangat sulit direplikasi sepenuhnya.

Karena itu, perubahan terbesar mungkin bukan hilangnya manusia dari pabrik, melainkan berubahnya pekerjaan manusia di dalam pabrik.

Robot kemungkinan akan semakin banyak melakukan pekerjaan fisik berulang. Sementara manusia akan semakin diarahkan menuju pekerjaan yang membutuhkan pengawasan, keterampilan teknis, keputusan, kreativitas, serta penyelesaian masalah.

Pertanyaan penting pada akhirnya bukan hanya apakah robot dapat menggantikan manusia, tetapi apakah tenaga kerja dapat beradaptasi cukup cepat ketika robot tersebut benar-benar menjadi rekan kerja sehari-hari.

Referensi:

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id