Internasional

Ratusan Pekerja Diduga Terjebak di Terowongan PLTA Nepal, Operasi Penyelamatan Dikebut

Operasi penyelamatan korban banjir besar di Nepal terus ditingkatkan setelah ratusan pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air atau PLTA belum ditemukan

Ratusan Pekerja Diduga Terjebak di Terowongan PLTA Nepal, Operasi Penyelamatan Dikebut
Ilustrasi Operasi Penyelamatan PLTA Nepal, Ilustrasi: DALL·E 3

fin.co.id - Operasi penyelamatan korban banjir besar di Nepal terus ditingkatkan setelah ratusan pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air atau PLTA belum ditemukan. Sebagian dari mereka diyakini masih terjebak di dalam jaringan terowongan setelah banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Rabu lalu.

Data Nepal Electricity Authority dan Independent Power Producers' Association menunjukkan sedikitnya 897 orang yang terkait dengan proyek pembangkit listrik tenaga air masih belum diketahui keberadaannya.

Namun, angka tersebut bukan berarti seluruh 897 orang dipastikan berada di dalam terowongan. Otoritas menyebut ratusan pekerja diyakini berada di kawasan proyek PLTA ketika bencana terjadi, termasuk kemungkinan berada di dalam terowongan dan fasilitas bawah tanah.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus utama penyelamatan adalah proyek PLTA Trishuli-3A. Tim gabungan telah dikerahkan untuk mencari kemungkinan korban selamat di dalam terowongan yang sebelumnya tertutup akibat dampak banjir dan material bencana.

Tim Penyelamat Berusaha Masuk ke Terowongan

Pemerintah Nepal menyatakan operasi di kompleks Trishuli-3A telah "ditingkatkan" dengan melibatkan sekitar 90 personel.

Mereka terdiri atas anggota angkatan bersenjata, polisi, serta petugas penyelamat yang dibantu anjing terlatih. Operasi juga melibatkan pekerjaan pembukaan akses menuju bagian dalam terowongan.

Tim penyelamat sebelumnya berhasil membuat lubang berukuran sekitar 0,6 meter kali 0,9 meter pada bagian atas terowongan.

Petugas kemudian turun menggunakan tali untuk memeriksa kondisi di dalam.

Mereka mencoba memanggil kemungkinan korban yang masih berada di terowongan, tetapi hingga laporan terakhir belum mendapatkan jawaban.

Meski demikian, operasi tetap dilanjutkan karena kemungkinan adanya ruang di dalam terowongan yang masih memiliki udara.

Tim juga mulai memompa udara ke dalam terowongan untuk meningkatkan peluang bertahan hidup apabila memang terdapat pekerja yang masih hidup di dalamnya.

Keluarga Masih Menunggu Kabar

Bagi keluarga pekerja yang hilang, proses penyelamatan menjadi perlombaan dengan waktu.

Berita Terkait