Sport

Diggia Ungkap Penyebab Dirinya Terjatuh di Sprint MotoGP Aragon

Fabio Di Giannantonio mengungkap penyebab dirinya terjatuh dan gagal menyelesaikan Sprint MotoGP Aragon 2026. Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu

Diggia Ungkap Penyebab Dirinya Terjatuh di Sprint MotoGP Aragon
Fabio Diggia Image: @fabiodiggia49 / Instagram

Pengalaman tersebut membuat Di Giannantonio yakin menggunakan ban medium untuk Sprint.

Apalagi, pada MotoGP Aragon tahun sebelumnya, ia juga menggunakan ban medium dan mampu menjalani balapan dengan baik serta memperbaiki banyak posisi.

"Pace-nya bagus. Jadi saya tahu medium adalah ban yang tepat untuk Sprint, sebuah medium, bukan medium yang itu," kata Di Giannantonio.

Kalimat terakhir tersebut mengindikasikan bahwa Diggia merasa ada sesuatu yang tidak normal dengan ban medium yang digunakannya dalam Sprint. Meski demikian, ia tidak memberikan tuduhan langsung mengenai adanya masalah pada ban.

Diggia Targetkan Lima Besar

Tanpa masalah grip tersebut, Di Giannantonio mengakui dirinya kemungkinan tetap kesulitan menandingi kecepatan Marc Marquez dan Alex Marquez.

Ia juga menilai Marco Bezzecchi memiliki pace yang sangat kuat di MotorLand Aragon.

"Kami jelas tidak memiliki pace Marc dan Alex. Saya pikir juga tidak seperti Bez. Menurut saya mereka membalap dengan sangat baik di sini," katanya.

Namun, Diggia percaya posisi empat atau lima besar sebenarnya masih berada dalam jangkauannya.

Target tersebut dinilai cukup realistis mengingat dirinya mengalami kesulitan di Aragon pada musim sebelumnya.

"Target kami adalah berada dekat dengan mereka, mungkin empat besar atau lima besar. Saya akan senang dengan hasil itu karena tahun lalu kami kesulitan di sini," jelasnya.

Kecelakaan pada Sprint membuat target tersebut gagal diwujudkan sekaligus menyebabkan Di Giannantonio kehilangan kesempatan meraih poin penting dalam persaingan kejuaraan.

Penutup

Kecelakaan Fabio Di Giannantonio di Sprint MotoGP Aragon bukan sekadar akibat kehilangan kendali biasa. Diggia mengaku sudah merasakan grip belakang yang sangat buruk sejak awal hingga menggambarkan Ducati miliknya seperti dikendarai di atas es.

Meski ban menjadi salah satu faktor yang dicurigai, penyebab pastinya belum diketahui dan Di Giannantonio tidak secara langsung menyalahkan Michelin. Ia juga menegaskan kondisi trek yang panas bukan penyebab masalah tersebut.

Berita Terkait