Diggia Ungkap Penyebab Dirinya Terjatuh di Sprint MotoGP Aragon
Fabio Di Giannantonio mengungkap penyebab dirinya terjatuh dan gagal menyelesaikan Sprint MotoGP Aragon 2026. Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu
Belum Tahu Penyebab Hilangnya Grip
Meski sudah menjelaskan apa yang dirasakannya di atas motor, Di Giannantonio belum dapat memastikan apa yang menyebabkan grip belakang Ducati miliknya menghilang secara drastis.
Ketika ditanya mengenai penjelasan atas masalah tersebut, ia hanya menjawab, "Siapa yang tahu?"
Diggia juga menolak anggapan bahwa kondisi lintasan yang lebih panas menjadi penyebab utama masalah grip tersebut.
Saat ditanya apakah perubahan kondisi trek akibat temperatur tinggi memengaruhi performanya, jawabannya tegas.
"Sama sekali tidak. Tidak, sama sekali tidak," katanya.
Pernyataan tersebut membuka kemungkinan adanya faktor lain pada motor atau ban yang digunakan. Namun, Di Giannantonio tidak secara langsung menyalahkan Michelin sebagai pemasok tunggal ban MotoGP.
Dalam balap motor, grip ban sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari temperatur permukaan dan tekanan ban hingga karakter kompon, setelan suspensi, distribusi beban, dan kondisi aspal.
Ketika grip belakang sangat rendah, ban akan lebih mudah mengalami slip saat pembalap melakukan akselerasi maupun pengereman. Kondisi tersebut juga dapat mengganggu kestabilan motor dan mengubah beban yang diterima ban depan.
Hal itu sesuai dengan gambaran Di Giannantonio mengenai motornya yang bergerak menyamping ketika melakukan pengereman sebelum akhirnya kehilangan bagian depan.
Ban Medium Dinilai sebagai Pilihan yang Tepat
Di Giannantonio menggunakan ban belakang medium dalam Sprint MotoGP Aragon. Pilihan serupa juga digunakan para pembalap Ducati lainnya.
Baca Juga
Ia tidak menganggap ban belakang soft sebagai pilihan yang lebih baik untuk kondisinya.
Diggia mengaku sudah mencoba kompon soft pada sesi sebelumnya. Hasilnya, performa ban tersebut mulai menurun setelah beberapa lap.
"Sejak lap ketujuh saya mulai lebih lambat dibandingkan dengan medium," ujarnya.