Internasional . 26/08/2026, 09:44 WIB

Perang Dagang Memanas, Kanada Kenakan Tarif 50 Persen pada Produk AS

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Kanada mengumumkan tarif balasan hingga 50 persen terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat, menandai babak baru ketegangan perdagangan antara dua negara yang selama puluhan tahun menjadi mitra ekonomi dekat.

Pemerintah Kanada menyatakan kebijakan tersebut merupakan respons terhadap tarif baru yang sebelumnya diberlakukan Amerika Serikat terhadap barang-barang asal Kanada. Tarif balasan itu akan mencakup produk AS dengan nilai impor sekitar 27,6 miliar dolar Kanada atau hampir 28 miliar dolar Kanada.

Kebijakan tersebut diumumkan setelah perundingan perdagangan antara Kanada dan Amerika Serikat gagal menghasilkan kesepakatan. Kedua negara saling menuding pihak lain mengajukan tuntutan yang tidak dapat diterima menjelang berakhirnya pembicaraan.

Tarif baru Kanada dijadwalkan mulai berlaku pada 8 September 2026 dengan tingkat berbeda, yakni 15 persen, 25 persen, hingga 50 persen, tergantung pada jenis produk.

Menteri Keuangan Kanada Francois-Philippe Champagne menyebut langkah tersebut sebagai respons yang proporsional dan strategis terhadap kebijakan Amerika Serikat.

"Tarif tersebut akan menimbulkan konsekuensi nyata bagi pekerja, dunia usaha, dan masyarakat Kanada di seluruh negeri. Kanada harus merespons," kata Champagne seperti dikutip BBC.

Kanada Membalas Tarif AS dengan Besaran Setara

Pemerintah Kanada menggunakan pendekatan yang pada dasarnya menyesuaikan tarif balasan dengan tarif yang dikenakan Amerika Serikat terhadap produk Kanada.

Amerika Serikat sebelumnya memberlakukan tarif sebesar 50 persen terhadap barang Kanada senilai sekitar 27,6 miliar dolar Kanada mulai 22 Agustus 2026.

Sebagai respons, Kanada memutuskan mengenakan tarif terhadap barang AS dengan nilai perdagangan yang kurang lebih sebanding. Pemerintah menggambarkan kebijakan tersebut sebagai balasan "dollar for dollar" dan "rate for rate", atau membalas berdasarkan nilai dan tingkat tarif yang setara.

Menurut pemerintah Kanada, barang yang menjadi sasaran dipilih dengan mempertimbangkan sektor Kanada yang paling terdampak kebijakan AS.

Sejumlah sektor yang masuk dalam kebijakan tersebut meliputi baja, produk susu, peralatan rumah tangga, perlengkapan pertanian, pulp dan kertas, serta barang elektronik.

Pemerintah Kanada juga berusaha memilih produk yang memungkinkan konsumen dan perusahaan di negaranya mendapatkan barang pengganti dari pemasok lain. Langkah tersebut dimaksudkan untuk mengurangi dampak tarif terhadap perekonomian domestik.

Hampir 900 Produk AS Jadi Sasaran

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id