PAN Bantah Indonesia Menuju 1998, Viva Yoga: Jangan Setiap Riak Sosial Dibaca Patahan Sejarah!
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menilai setiap warga negara, termasuk Budi Arie Setiadi, memiliki hak untuk menyampaikan pandangan, asumsi, maupun penilaian terhadap kondisi politik bangsa.
"PAN menilai setiap warga negara tetap memiliki kebebasan untuk menyampaikan prediksi maupun pandangan politik. Namun, masyarakat juga perlu membedakan antara opini, asumsi, spekulasi, dan fakta yang dapat dibuktikan," terangnya.
Kritik Harus Dijawab dengan Kebijakan
Salah satu pesan utama Viva Yoga adalah pentingnya pemerintah merespons kritik dengan tindakan nyata.
Jika masyarakat mengeluhkan persoalan ekonomi, maka jawaban pemerintah seharusnya berupa kebijakan yang dapat memperbaiki kondisi tersebut.
"Jika ada masalah pelayanan publik, maka pemerintah harus melakukan pembenahan. Jika ada keresahan sosial, maka pemerintah harus mendengarkan dan mencari solusi," ujarnya.
Pendekatan tersebut dinilai lebih produktif dibandingkan membalas kritik dengan spekulasi politik.
Dalam konteks ini, PAN menilai energi masyarakat dan elite politik sebaiknya diarahkan untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada.
Demokrasi memang membutuhkan kritik. Namun, kritik yang sehat idealnya diikuti dengan evaluasi, data, serta usulan perbaikan. (*)