Internasional

12 Hari tanpa Listrik, Puluhan Ribu Warga Indiana Bertahan dalam Kondisi Sulit

Puluhan ribu warga di Gary, Indiana, Amerika Serikat, masih harus bertahan tanpa listrik hampir dua pekan setelah badai dahsyat menerjang wilayah tersebut pada

12 Hari tanpa Listrik, Puluhan Ribu Warga Indiana Bertahan dalam Kondisi Sulit
Indiana setelah Badai, , Ilustrasi: DALL·E 3

Generator Menjadi Andalan Warga

Sebagian warga memilih membeli atau menggunakan generator untuk bertahan.

Generator dapat digunakan untuk menghidupkan peralatan tertentu, mengisi daya telepon, menjaga makanan tetap dingin, atau membantu menjalankan perangkat yang diperlukan.

Namun, tidak semua keluarga mampu membeli generator dan bahan bakarnya.

Gary merupakan bekas kota industri baja yang kini menghadapi berbagai persoalan ekonomi. Menurut data US Census yang dikutip BBC, sekitar sepertiga dari sekitar 70.000 penduduk kota tersebut hidup dalam kemiskinan.

Artinya, pemadaman panjang memiliki dampak yang lebih berat bagi kelompok masyarakat yang sejak awal memiliki sumber daya terbatas.

Warga Gugat Perusahaan Listrik

Kemarahan warga meningkat seiring semakin panjangnya pemadaman.

Sejumlah penduduk Gary kemudian meluncurkan gugatan class action terhadap NIPSCO, perusahaan listrik yang melayani wilayah tersebut.

Dalam gugatan itu, warga menuduh perusahaan gagal melakukan pengelolaan pepohonan di sekitar jaringan listrik sehingga pohon tumbang menyebabkan kerusakan besar ketika badai datang.

Salah satu warga, Jack Tipold, mengatakan dirinya sedang menjalani operasi gigi ketika listrik padam. Prosedur tersebut terpaksa dihentikan dan ia mengaku harus menghadapi rasa sakit tanpa obat yang memadai selama 48 jam.

NIPSCO membantah melakukan kesalahan dan menyatakan akan mempertahankan diri dalam proses hukum.

Pemerintah Desak Pemulihan Dipercepat

Gubernur Indiana Mike Braun turut menyuarakan kekhawatiran terhadap lambatnya pemulihan listrik.

Braun mengatakan tidak ada alasan bagi keterlambatan tersebut dan meminta NIPSCO mengerahkan lebih banyak pekerja ke wilayah yang masih mengalami pemadaman.

Berita Terkait