Internasional . 16/08/2026, 13:31 WIB

Buku Second Mendadak Diburu dalam Jumlah Besar, AI Diduga Ada di Baliknya

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Sebuah buku yang tidak populer di kalangan pembaca dapat tetap memiliki nilai bagi sistem komputer karena menyimpan informasi yang tidak tersedia dalam dataset lain.

Perubahan tersebut menciptakan pasar baru yang sebelumnya sulit dibayangkan. Toko buku bekas yang selama bertahun-tahun menjual buku dengan harga rendah kini dapat menghadapi pembeli yang tidak terlalu peduli terhadap popularitas judul, selama buku tersebut menyediakan informasi yang dibutuhkan.

Pada saat yang sama, muncul pertanyaan besar mengenai siapa yang berhak menentukan bagaimana pengetahuan dalam buku digunakan untuk membangun teknologi baru.

Penutup

Lonjakan pembelian buku second di Inggris menjadi fenomena menarik karena mempertemukan dua dunia yang sebelumnya terlihat terpisah, yaitu perdagangan buku bekas dan perkembangan kecerdasan buatan.

Belum ada bukti bahwa seluruh pembelian besar-besaran tersebut dilakukan oleh perusahaan AI. Namun, fakta bahwa perusahaan AI pernah membeli jutaan buku fisik, memindainya secara destruktif, dan menggunakannya dalam pengembangan model bahasa menunjukkan bahwa dugaan tersebut memiliki dasar yang kuat.

Perkembangan teknologi modern juga menjelaskan mengapa buku lama masih memiliki nilai. Bagi AI, informasi yang jarang tersedia secara digital dapat menjadi sumber data yang sangat berharga.

Kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa kemajuan AI tidak hanya mengubah dunia teknologi. Dampaknya mulai terasa hingga ke toko buku second, pasar buku langka, industri penerbitan, hukum hak cipta, dan bahkan cara manusia memandang nilai sebuah buku.

Dengan demikian, buku bekas yang selama ini dianggap barang lama dan sulit terjual kini dapat memiliki fungsi baru. Bukan hanya sebagai bahan bacaan, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang dapat digunakan untuk membangun teknologi AI generasi berikutnya.

Referensi:

BBC News, "Secondhand book sales are booming. Is it because of AI?"

United States District Court for the Northern District of California, "Order on Fair Use, Bartz et al. v. Anthropic PBC"

Reuters, "Anthropic Wins Key Ruling on AI in Authors' Copyright Lawsuit"

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id