Buku Second Mendadak Diburu dalam Jumlah Besar, AI Diduga Ada di Baliknya
Buku second atau buku bekas yang selama bertahun-tahun sulit terjual mendadak mengalami lonjakan permintaan. Fenomena ini terjadi di sejumlah toko buku
fin.co.id - Buku second atau buku bekas yang selama bertahun-tahun sulit terjual mendadak mengalami lonjakan permintaan. Fenomena ini terjadi di sejumlah toko buku bekas di Inggris dan membuat para pedagang bertanya-tanya karena pembelian berlangsung dalam jumlah yang tidak biasa.
Dugaan yang kini muncul cukup mengejutkan. Buku-buku tersebut kemungkinan tidak seluruhnya dibeli untuk dibaca manusia, tetapi untuk memenuhi kebutuhan industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
Sejumlah penjual buku independen mengatakan mereka menerima pesanan dalam jumlah besar yang berbeda dari pola penjualan normal. Buku-buku yang dibeli juga sangat beragam, mulai dari novel lama hingga teks yang sangat jarang ditemukan.
Toko Buku Bekas Mendadak Kebanjiran Pesanan
Salah satu contoh datang dari Barter Books di Northumberland, Inggris. Toko tersebut biasanya menjual sekitar 2.000 hingga 3.000 buku dalam satu minggu.
Namun, dalam salah satu pesanan terbaru, satu perusahaan asal Kanada membeli buku dalam jumlah yang menurut pemilik toko setara dengan penjualan selama satu minggu penuh.
Stuart Manley, pemilik Barter Books, mengatakan kepada BBC bahwa selama sekitar 30 tahun berada dalam bisnis buku bekas, ia belum pernah melihat fenomena seperti itu.
Yang membuat situasinya semakin aneh adalah jenis buku yang dibeli tidak menunjukkan pola yang lazim.
Pesanan tidak hanya berisi novel populer atau buku yang sedang banyak dicari pembaca. Buku-buku yang jarang diminati juga ikut masuk dalam pembelian dalam jumlah besar.
Fenomena serupa kemudian dilaporkan oleh sejumlah pedagang buku lainnya.
Baca Juga
Mengapa Buku Bekas Bisa Diburu AI?
Salah satu dugaan paling kuat berkaitan dengan kebutuhan perusahaan AI terhadap data dalam jumlah sangat besar.
Model bahasa besar atau large language model membutuhkan data dalam jumlah besar untuk mempelajari pola bahasa, pengetahuan, struktur kalimat, gaya penulisan, serta hubungan antara berbagai informasi.
Internet memang menyediakan data dalam jumlah luar biasa besar. Namun, tidak semua informasi tersedia secara bebas di internet.