Ekonomi . 29/07/2026, 21:26 WIB
Selain membahas independensi kelembagaan, Dipo juga menyinggung kebijakan burden sharing yang pernah diterapkan pemerintah bersama Bank Indonesia.
Dalam skema tersebut, BI membeli Surat Berharga Negara (SBN) dalam jumlah besar untuk membantu pembiayaan pemerintah pada periode tertentu.
Menurutnya, kebijakan tersebut memang dilakukan dalam situasi khusus, namun tetap menjadi contoh bagaimana hubungan antara kebijakan fiskal dan moneter perlu dijaga agar tidak menimbulkan dominasi fiskal terhadap bank sentral.
Ia menyebut sekitar 30 persen kepemilikan SBN pada saat itu sempat berada di tangan Bank Indonesia.
Dipo juga menyoroti pentingnya sosok yang akan memimpin Bank Indonesia pada masa mendatang.
Menurutnya, seorang Gubernur BI tidak hanya harus memiliki kompetensi tinggi di bidang moneter, tetapi juga memiliki keberanian mengambil keputusan berdasarkan data serta menjaga integritas lembaga.
Ia menilai kemampuan berbicara secara terbuka dan jujur mengenai kondisi ekonomi juga menjadi modal penting bagi seorang pemimpin bank sentral.
Selain itu, budaya kerja BI yang selama ini mengedepankan analisis berbasis data dinilai harus tetap dipertahankan agar kebijakan yang diambil tetap profesional dan tidak mudah dipengaruhi kepentingan di luar tujuan utama bank sentral.
Secara keseluruhan, Dipo menilai independensi Bank Indonesia tidak hanya ditentukan oleh aturan perundang-undangan, tetapi juga oleh budaya kelembagaan yang konsisten menjalankan kebijakan berdasarkan data dan analisis ekonomi.
Menurutnya, pengalaman masa lalu menjadi pelajaran bahwa keseimbangan antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter bank sentral harus tetap dijaga agar stabilitas ekonomi nasional tetap terpelihara.
Di sisi lain, implementasi UU P2SK serta hubungan antara pemerintah dan BI masih akan terus menjadi perhatian berbagai kalangan. Perkembangan kebijakan ke depan akan menentukan bagaimana bank sentral menjalankan mandatnya dalam menjaga stabilitas rupiah, mengendalikan inflasi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id