Hukum dan Kriminal . 25/07/2026, 21:20 WIB
Karena itu, pihaknya berharap proses pemeriksaan dapat memberikan gambaran yang lebih jernih mengenai konstruksi perkara.
Febrie sendiri disebut berpesan agar masyarakat dapat memilah informasi dan fakta secara objektif.
Ia juga berharap proses hukum yang dihadapinya dapat berjalan secara adil.
Pesan tersebut disampaikan di tengah perhatian publik yang cukup besar terhadap kasus hukum yang melibatkan mantan pejabat tinggi Kejaksaan Agung tersebut.
Dalam perkembangan perkara ini, 17 saham yang menjadi objek hukum dalam perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri kembali menjadi sorotan.
Berdasarkan catatan Katadata, tiga dari 17 saham Asabri yang menjadi objek hukum dalam perkara korupsi Asabri periode 2012–2019 merupakan saham BUMN.
Nilai saham-saham tersebut disebut mengalami penurunan lebih dari 50 persen pada periode 2018–2020.
Namun, Febri Diansyah menegaskan bahwa tidak ada pertanyaan maupun pembahasan mengenai saham-saham tersebut dalam pemeriksaan yang dijalani Febrie pada Jumat.
Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu bagian yang perlu diperjelas agar konstruksi perkara TPPU tidak menimbulkan kesimpangsiuran.
Sebelum Febri Diansyah menjadi kuasa hukum Febrie, mantan kuasa hukum Febrie, Hotman Paris , juga sempat memberikan sorotan terhadap proses hukum yang dijalani kliennya.
Hotman menilai terdapat sejumlah hal yang perlu dipertanyakan terkait prosedur penanganan perkara.
Salah satunya adalah penggeledahan yang dilakukan sebelum Febrie diperiksa sebagai saksi.
Hotman juga menyoroti penyebaran dokumentasi penggeledahan oleh aparat penegak hukum.
Menurutnya, dokumentasi tersebut telah beredar sebelum proses penggeledahan selesai.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id