Paket Roaming

fin.co.id - 19/07/2026, 05:28 WIB

Paket Roaming

Monumen kapal selam di Vladivostok, Rusia.--

Oleh: Dahlan Iskan

Begitu mendarat di bandara Vladivostok saya ”on”-kan HP. Saya sudah minta tolong Nicky di Surabaya: uruskan paket roaming internasional Telkomsel untuk Rusia.

"Bisa," katanyi, setelah komunikasi dengan Grapari Telkomsel. Nicky memang yang selalu urus paket roaming saya untuk berbagai negara.

Tidak bisa. Saya matikan HP untuk dihidupkan lagi: tetap tidak ada sinyal. Saya mulai gelisah. Tanpa HP tidak bisa hidup.

Untunglah proses di imigrasi lancar. Tanpa isi formulir imigrasi. Tanpa ditanya apa-apa. Kurang dua menit paspor sudah distempel. Di imigrasi Rusia tidak menakutkan.

"Beli saja kartu telpon lokal," kata saya dalam hati. Tapi ini masih pukul 06.00 pagi. Konter kartu SIM lokal masih tutup. Tapi loket "informasi" buka.

Seorang petugas siap melayani --kelihatannya ia petugas pengganti: tanpa seragam. Seperti baru bangun tidur.

Wajahnya Tionghoa. Saya coba ajak bicara bahasa Mandarin. Bisa. Lebih bagus dari Mandarin saya. Saya pun bertanya: di mana bisa beli kartu telepon lokal Rusia.

"Kalau mau, saya punya," jawabnya.

"Harga berapa?"

Baca Juga

"300 renminbi", jawabnya.

Hah? Di Vladivostok bayar pakai mata uang Tiongkok?

Saya tidak peduli. Saya bayar. Saya minta ia pasangkan kartu itu di HP saya: di slot yang berisi kartu telepon Madinah yang sudah mati. On. Sinyal penuh. Lega. Saya bisa berkomunikasi.

"Saya sudah tiba di Vladivostok," itu WA pertama saya pakai kartu lokal.

"Syukurlah. 很辛苦你..," balas Jannet di Beijing.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca