Gaya bermainnya sangat khas; ia adalah seorang full-back yang tidak mengenal lelah. Stamina prima memungkinkannya menyisir sisi lapangan sepanjang 90 menit tanpa henti. Kemampuannya membawa bola (ball carrying) dari area pertahanan hingga ke sepertiga akhir lawan menjadikannya senjata rahasia Spanyol untuk memecah kebuntuan.
Meski memiliki postur 175 cm yang tergolong tidak terlalu tinggi untuk ukuran bek Eropa, Cucurella menutupinya dengan kecerdasan membaca ruang serta agresivitas saat berduel satu lawan satu. Ia tidak membiarkan lawan merasa nyaman saat menguasai bola di areanya.
Mimpi Besar di Final Piala Dunia
Keberhasilan mencapai final Piala Dunia 2026 tentu menjadi puncak dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Bersama Spanyol, ia telah merasakan nikmatnya menjadi juara UEFA Euro 2024. Kini, trofi emas Piala Dunia menjadi satu-satunya target yang tersisa untuk melengkapi lemari trofinya.
Publik sepak bola dunia kini menunggu, apakah janji pensiun Cucurella akan benar-benar terwujud usai laga final nanti? Jika Spanyol menang, itu akan menjadi momen emosional bagi sang pemain, namun tentu menjadi kerugian besar bagi Timnas Spanyol yang harus kehilangan salah satu bek kiri terbaik Eropa saat ini. Untuk saat ini, fokus utama Cucurella tetap satu: memberikan segalanya di atas lapangan demi membawa pulang trofi ke Madrid dan seluruh rakyat Spanyol.