Selain mempersiapkan aspek teknis pembangkit, pembangunan PLTA Batangtoru juga dijalankan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial sebagai bagian dari prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Berbagai upaya tersebut dilakukan agar pengembangan proyek dapat berjalan secara bertanggung jawab sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitar kawasan proyek.
Melalui pengembangan PLTA Batangtoru, PT NSHE berharap masyarakat dapat semakin memahami bagaimana sebuah pembangkit listrik tenaga air dipersiapkan, mulai dari proses pembangunan, penerapan standar operasional, hingga berbagai upaya yang dilakukan untuk mendukung penyediaan energi yang andal dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.
"Pengembangan PLTA Batangtoru menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi baru terbarukan yang bertanggung jawab, berkelanjutan, serta memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan. Dalam sistem interkoneksi Sumatra yang masih didominasi suplai oleh pembangkit fosil khususnya batu bara, kehadiran PLTA Batangtoru dapat menghasilkan penurunan emisi gas CO2 hingga 1,9 juta ton per tahun," pungkas Kahfi.
Melalui pengembangan PLTA Batangtoru, PT NSHE terus berupaya menghadirkan pembangkit yang tidak hanya mendukung penyediaan energi bersih, tetapi juga memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan