Internasional . 17/07/2026, 18:27 WIB
fin.co.id – Pemerintah China mengirimkan sinyal positif ke panggung internasional. Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa hubungan bilateral dengan Indonesia saat ini tetap terjalin sangat baik. Beijing juga memastikan kerja sama erat antara kedua negara terus berkembang secara positif dari waktu ke waktu.
Pernyataan resmi ini muncul untuk meredakan berbagai penafsiran liar di media sosial. Spekulasi netizen tersebut berkembang setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato penting pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menjelaskan bahwa pihaknya memantau ketat dinamika informasi yang berkembang. Pemerintah China mencermati berbagai pemberitaan mengenai pidato Presiden Prabowo di Jakarta pada Minggu, 12 Juli 2026, yang memicu beragam komentar dari warganet di media sosial China.
"China telah mencermati pemberitaan-pemberitaan terkait. Penafsiran oleh media-media tertentu tersebut terbukti sama sekali tidak sesuai dengan fakta. China dan Indonesia adalah tetangga yang bersahabat serta mitra kerja sama pembangunan yang penting bagi satu sama lain," ujar Lin Jian dalam konferensi pers resmi di Beijing, Kamis, 16 Juli 2026.
Lin Jian menggarisbawahi bahwa kemitraan perdagangan dan investasi kedua negara selama ini tumbuh kokoh di atas fondasi yang saling menguntungkan.
Ia juga menyoroti komitmen konsisten dari pemerintah Indonesia yang berulang kali menyatakan kesiapan untuk memperdalam kolaborasi strategis dengan China. Kerja sama ini berfokus pada penguatan rantai industri dan rantai pasok global, sekaligus menyambut hangat kehadiran investasi dari korporasi asal China di tanah air.
"Kami meyakini bahwa China dan Indonesia, sebagai dua negara berkembang yang besar, memiliki prospek kerja sama yang menjanjikan, dan bahwa Indonesia akan terus melindungi hak serta kepentingan sah perusahaan-perusahaan China serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi dan kegiatan operasional mereka di sana," tambah Lin.
Pernyataan tegas dari juru bicara Kemenlu China ini merupakan respons langsung terhadap spekulasi publik usai Presiden Prabowo berpidato dalam peringatan Hari Koperasi Nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menggunakan sebuah ilustrasi sederhana tentang kehadiran seorang tamu yang datang untuk berdagang demi menggambarkan pentingnya menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.
"Kita suka dengan tamu. Kita hormati tamu. Hanya kadang-kadang ada tamu yang enggak tahu diri. Sudah enggak diundang, datang ke sini katanya mau dagang, lama-lama ngerampok," kata Prabowo tanpa menyebut atau mengarah pada negara tertentu.
Presiden Prabowo juga menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kepribadian yang sangat ramah dan selalu terbuka dalam menyambut setiap tamu. Bahkan, warga Indonesia selalu berupaya menyajikan pelayanan terbaik meski di tengah keterbatasan ekonomi.
"Walaupun kita tidak punya kopi, tidak punya gula, kita persilahkan. Kalau perlu kita ke tetangga pinjam gula dan kopi," tuturnya.
Meski demikian, Prabowo menambahkan bahwa sikap menghormati tamu yang tulus tersebut tidak selalu mendapatkan perlakuan atau balasan yang sepadan dari pihak pendatang.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id