Sport . 17/07/2026, 13:00 WIB
fin.co.id - Final Piala Dunia 2026 dipastikan menghadirkan duel sarat gengsi antara Spanyol dan Argentina di New York New Jersey Stadium, Minggu (19/7). Di atas kertas, kedua tim memiliki kualitas yang seimbang, namun hasil pertandingan diyakini akan ditentukan oleh sejumlah pertarungan individu di berbagai lini.
La Roja tampil luar biasa sepanjang turnamen dengan hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan. Di sisi lain, Argentina kembali menunjukkan mental juara bertahan setelah beberapa kali bangkit dari situasi sulit, termasuk saat menyingkirkan Inggris di semifinal.
Sorotan utama tentu mengarah pada duel antara Aymeric Laporte dan Lionel Messi. Meski telah berusia 39 tahun, Messi masih menjadi ancaman terbesar Argentina.
Kapten Albiceleste itu memimpin daftar pencetak gol sementara dengan delapan gol sekaligus menjadi top skor sepanjang sejarah Piala Dunia. Selain tajam di depan gawang, Messi juga telah mengoleksi empat assist dan menjadi motor kreativitas Argentina sepanjang turnamen.
Laporte menjadi sosok yang dipercaya menghentikan laju sang megabintang. Bek Athletic Bilbao tersebut tampil sangat solid bersama Pau Cubarsi di jantung pertahanan Spanyol. Ketenangan membaca permainan dan kemampuan mengawal lini belakang menjadi modal utama La Roja untuk meredam Messi.
Pertarungan di lini tengah diprediksi tak kalah menentukan. Rodri dan Enzo Fernandez akan menjadi pengatur ritme permainan masing-masing tim.
Rodri tampil dominan bersama Spanyol. Sang kapten mencatatkan 648 umpan sukses dengan akurasi mencapai 93 persen, tertinggi sepanjang turnamen. Ia juga menjadi pemain dengan jarak tempuh terbanyak serta termasuk yang paling efektif dalam mematahkan serangan lawan.
Namun Enzo Fernandez juga datang dengan performa impresif. Peraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2022 itu menjadi gelandang yang rajin merebut bola dan telah mencatatkan 43 kali memaksa lawan kehilangan penguasaan bola, terbanyak di skuad Argentina.
Selain bekerja keras di lini tengah, Enzo juga mencetak gol-gol penting, termasuk gol penyama kedudukan saat Argentina bangkit mengalahkan Inggris di semifinal.
Di sektor sayap, Lamine Yamal akan menghadapi ujian berat dari bek kiri veteran Nicolas Tagliafico.
Yamal perlahan menemukan performa terbaiknya setelah sempat terganggu cedera hamstring. Kecepatan dan kemampuan menggiring bola menjadi senjata utama pemain muda Barcelona tersebut. Pada semifinal melawan Prancis, aksinya menghasilkan penalti pembuka bagi Spanyol dan terus merepotkan lini pertahanan lawan.
Sementara itu, Tagliafico membawa pengalaman yang sangat berharga. Bek berusia 33 tahun tersebut merupakan bagian dari skuad Argentina yang menjuarai Piala Dunia 2022 dan dikenal sebagai bek yang tangguh dalam duel satu lawan satu.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id