Megapolitan . 15/07/2026, 11:41 WIB

LKB Genap 50 Tahun, Tegaskan Budaya Betawi Tetap Jadi Identitas Jakarta Global

Penulis : Mihardi
Editor : Mihardi

fin.co.id - Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) menegaskan komitmennya menjaga eksistensi budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta di tengah transformasi ibu kota menjadi kota global. Komitmen tersebut disampaikan dalam Pagelaran Seni Budaya Betawi yang digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa, 14 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-499 Jakarta sekaligus puncak perayaan 50 tahun berdirinya LKB.

Pagelaran menghadirkan berbagai kesenian khas Betawi, mulai dari tari tradisional, lenong, musik Betawi, hingga keroncong Betawi. Acara ini menjadi penanda perjalanan lima dekade LKB dalam melestarikan, mengembangkan, dan memperjuangkan budaya Betawi sebagai jati diri Jakarta.

Sejak didirikan pada 1976, LKB konsisten menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam upaya pemajuan kebudayaan Betawi. Berbagai kajian dan rekomendasi yang disusun lembaga tersebut telah menjadi kontribusi penting dalam penyusunan kebijakan pelestarian budaya, mulai dari seni tradisi, bahasa Betawi, sastra lisan, kuliner, permainan rakyat, pakaian adat, hingga penguatan identitas budaya di ruang publik.

Ketua Umum LKB H Beky Mardani mengatakan, usia emas organisasi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya Betawi.

"Budaya Betawi sudah teruji mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi di Jakarta. Sejak ratusan tahun lalu budaya Betawi hidup berdampingan dengan beragam budaya lain dan mampu berakulturasi tanpa kehilangan jati dirinya," ujar Beky Mardani dalam keterangannya, Rabu, 15 Juli 2026.

Ia menilai, perubahan status Jakarta menjadi kota global justru membuka peluang lebih besar untuk memperkuat posisi budaya Betawi sebagai budaya inti ibu kota.

"Ke depan, meskipun Jakarta menjadi kota global, identitas Betawi tetap menjadi tuan rumah di kotanya sendiri. Kami bersyukur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menegaskan bahwa budaya Betawi merupakan budaya inti Jakarta," katanya.

Beky juga berharap revisi regulasi terkait pemajuan kebudayaan di Jakarta dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pelestarian bahasa Betawi, sastra lisan, permainan tradisional, serta berbagai warisan budaya lainnya.

Sementara itu, budayawan Betawi Yahya Andi Saputra menyebut perjalanan LKB tidak terlepas dari peran Gubernur DKI Jakarta periode 1966–1977 Ali Sadikin yang menjadi salah satu tokoh penting dalam kebangkitan budaya Betawi.

Menurut Yahya, LKB terus mendorong regenerasi budaya melalui berbagai program edukasi. Tahun ini, lembaga tersebut kembali menghidupkan tradisi ngebuleng, sohibul hikayat, serta ajang Abang None Cilik yang diselenggarakan bekerja sama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol.

"Selama 50 tahun, Lembaga Kebudayaan Betawi telah banyak mendedikasikan program-program kebudayaan bagi masyarakat, pelajar, dan mahasiswa. Tahun ini kami juga kembali menghidupkan Abang None Cilik yang sempat lama vakum," ujarnya.

Sebagai simbol regenerasi budaya, salah satu finalis Abang None Cilik turut diperkenalkan kepada publik dan mendapat sambutan meriah dari para penonton.

Suasana semakin semarak dengan penampilan sejumlah seniman senior Betawi, seperti Mak Tonah, Munaroh, Sabar Bokir, Burhan, Opi Kumis, dan Bang Kubil yang membawakan pertunjukan lenong. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Keroncong Betawi pimpinan Yoyo Muhtar, dipandu Bang Aden dan Mpo Amira.

Hadir pula Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012 Fauzi Bowo atau Bang Foke yang mengajak masyarakat Betawi terus menjaga persatuan dan kekompakan.

Selain itu, acara dihadiri delegasi Women International Club (WIC) yang beranggotakan istri para duta besar negara sahabat di Indonesia, serta perwakilan Soka Gakkai dari Jepang yang bergerak di bidang perdamaian, kebudayaan, dan pendidikan. Kehadiran tamu mancanegara tersebut menjadi salah satu bukti semakin besarnya perhatian dunia terhadap budaya Betawi.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id