Ragam . 13/07/2026, 20:30 WIB
Selain persoalan air, Abeng mengatakan kondisi petani kini jauh lebih baik karena pupuk semakin mudah diperoleh melalui kios pengecer, sementara solar bersubsidi untuk mengoperasikan traktor, combine harvester, maupun alat pertanian lainnya juga lebih mudah diakses.
Namun perubahan yang paling terasa, menurutnya, adalah keberadaan jalan inspeksi yang dibangun di sepanjang saluran irigasi.
“Dulu jalannya masih becek, jelek ongkos angkut gabah sekitar Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per karung, bahkan saat musim hujan bisa mencapai Rp40 ribu. Sekarang turun menjadi sekitar Rp10 ribu sampai Rp15 ribu per karung. Ongkos produksi jauh lebih ringan,” ujarnya.
Meski mengapresiasi pembangunan yang telah dilakukan pemerintah, Abeng berharap rehabilitasi jaringan irigasi terus dilanjutkan hingga seluruh wilayah layanan memperoleh manfaat yang sama.
“Selama sekitar 30 tahun irigasi ini terbengkalai. Baru sekarang benar-benar diperhatikan pemerintah. Mudah-mudahan terus dilanjutkan,” katanya.
Hal senada disampaikan petani Desa Bolang, Aman (62). Ia mengaku sebelum jaringan irigasi diperbaiki, petani bahkan kesulitan melakukan satu kali masa tanam dalam setahun akibat keterbatasan air.
Kini, setelah saluran irigasi berfungsi lebih baik, petani mampu melakukan dua kali tanam, bahkan di beberapa lokasi sudah dapat mencapai tiga kali musim tanam dalam setahun.
“Alhamdulillah, sekarang bisa dua kali tanam, bahkan ada yang tiga kali. Kemarin saya panen sekitar 27 ton dari lahan enam hektare, besok masih ada empat hektare yang mau dipanen,” katanya.
Menurut Aman, keberadaan jalan inspeksi yang telah dibangun juga mempermudah kendaraan mengangkut gabah dari sawah menuju rumah maupun tempat penggilingan. Jika sebelumnya biaya angkut mencapai Rp25 ribu hingga Rp40 ribu per karung ketika musim hujan, kini turun menjadi sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per karung.
Ia juga mengaku tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh pupuk maupun solar bersubsidi untuk kebutuhan alat mesin pertanian.
“Dulu kami susah air, pupuk juga susah, jalan rusak. Sekarang irigasi sudah bagus, jalan juga bagus. Kami benar-benar merasakan manfaatnya. Terima kasih kepada pemerintah, kepada presiden dan Bapak Gubernur Andra Soni," ujarnya. (ADV)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id